🚨 BERITA TERKINI:


Direktorat Penegakan Hukum India (ED) telah menggerebek beberapa perusahaan kripto berbasis Bengaluru terkait dugaan transfer lintas batas yang terkait kripto melebihi ₹2.500 crore.
Perusahaan yang dilaporkan sedang dalam pengawasan meliputi:
• Transak
• Carret
• Xpat (dulu Remit2Any)

• Onmeta
Apa yang terjadi? 👇
ED mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan ini diduga memfasilitasi transfer uang lintas batas menggunakan Aset Digital Virtual (VDAs) tanpa persetujuan regulasi yang diperlukan. Penyidikan berfokus pada transaksi bernilai lebih dari ₹2.500 crore. Penggerebekan dilakukan di enam lokasi berdasarkan ketentuan FEMA.
Mengapa ini penting?
Perusahaan-perusahaan ini bukan bursa dalam arti tradisional. Mereka berfungsi sebagai infrastruktur penting yang menghubungkan pengguna, dompet, aplikasi, dan ekosistem kripto dengan jalur pembayaran fiat.
Pertanyaan terbesar sekarang:
Apakah ini awal dari penegakan hukum kripto yang lebih luas di India, atau sekadar dorongan untuk kepatuhan yang lebih jelas?
#Crypto #ED
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan