Analisis pola historis menunjukkan bahwa Selat Hormuz sudah berkali-kali menjadi alat sinyal, bukan penghalang perdagangan nyata — operasi "Kepiting" tahun 1988, sengketa tahun 2011–2012, dan episode tahun 2019 menunjukkan logika yang sama: pernyataan tentang blokade terdengar lebih keras daripada tindakan nyata dari angkatan laut. Perbedaan antara retorika KSI dan perilaku Kemenlu Iran adalah contoh klasik dari "dua suara" dalam satu sistem, di mana militer berbicara dari posisi kekuatan, sementara diplomat dari posisi kesepakatan yang sudah ditandatangani negara dan tidak ingin membatalkannya karena perang pihak lain.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan