Mobil saat ini mengakuisisi Boston Dynamics dengan dana sebesar 3,25 miliar dolar, SoftBank keluar dari pasar dan beralih ke AI

Perusahaan Hyundai Motor Group akan menginvestasikan 325 juta dolar AS untuk membeli sisa saham sebesar 9,65% yang dimiliki SoftBank, secara resmi mengendalikan sepenuhnya perusahaan robot terkenal Boston Dynamics. Diperkirakan pada tahun 2028, robot humanoid Atlas versi terbaru akan resmi beroperasi di pabrik mobil listrik Hyundai; sementara SoftBank akan memanfaatkan ini untuk mencairkan aset dan beralih sepenuhnya ke medan infrastruktur AI.
(Prakata: FERC, regulator energi AS, memerintahkan enam perusahaan jaringan listrik untuk mempercepat pengajuan koneksi pusat data AI)
(Tambahan latar belakang: Inspirasi dari penutupan Mythos: menyewa AI atau memiliki sendiri, mana yang lebih baik? Kendali menentukan hidup dan mati)

Daftar Isi Artikel

Toggle

  • Membeli saham senilai 325 juta dolar AS, Boston Dynamics mengakhiri masa pengembaraannya
  • Robot humanoid Atlas akan masuk ke pabrik sendiri pada 2028
  • Perubahan besar strategi SoftBank: fokus kembali pada infrastruktur AI
  • Kompetisi di jalur robot humanoid semakin memanas

Persaingan komersial di jalur robot humanoid memasuki tahap baru. Berdasarkan laporan terbaru pada 19 Juni 2026, Hyundai Motor Group akan segera membeli sisa saham Boston Dynamics yang dimiliki SoftBank sebesar 9,65%, dengan nilai transaksi mencapai 325 juta dolar AS.

Diperkirakan Dewan Direksi Hyundai akan secara resmi menyetujui akuisisi ini pada 22 Juni. Setelah transaksi selesai, perusahaan robot yang terkenal dengan video parkour yang menakjubkan di YouTube ini akan sepenuhnya menjadi milik Hyundai, menandai era baru komersialisasi Boston Dynamics dari “pameran laboratorium” ke “pabrik nyata”.

Membeli saham senilai 325 juta dolar AS, Boston Dynamics mengakhiri masa pengembaraannya

Melihat sejarah perkembangan Boston Dynamics, bisa dikatakan sebagai “perjalanan mengembara” di antara raksasa teknologi. Perusahaan ini diakuisisi oleh Google (Alphabet) pada 2013, kemudian pada 2017 dijual ke SoftBank Group Jepang. Hingga 2021, Hyundai membeli 80% saham perusahaan ini seharga sekitar 880 juta dolar AS (dengan valuasi sekitar 1,1 miliar dolar AS saat itu), menegaskan kendali mayoritas.

Dalam transaksi tersebut, SoftBank mempertahankan opsi jual (Put Option), dan transaksi 325 juta dolar AS ini adalah hasil pelaksanaan opsi tersebut. Ini bukan sekadar pembersihan saham, melainkan juga menunjukkan bahwa Hyundai memutuskan untuk mengintegrasikan teknologi kontrol gerak (Locomotion) Boston Dynamics secara mendalam ke dalam blueprint manufaktur cerdas masa depannya.

Atlas robot humanoid akan masuk ke pabrik sendiri pada 2028

Setelah pengambilalihan penuh, Hyundai merancang rencana pengembangan bisnis yang sangat ambisius untuk Boston Dynamics. Pada 5 Januari 2026 di ajang CES, kedua pihak telah memamerkan versi terbaru robot humanoid “Atlas” versi listrik, menampilkan kemampuan berdiri, berjalan, dan dikendalikan dari jarak jauh secara lancar.

Menurut rencana, Atlas versi produksi akan resmi masuk ke pabrik mobil listrik Hyundai di Savannah, Georgia, pada 2028, dan mulai menjalankan tugas seperti pengurutan komponen. Pada 2030, diharapkan akan diperluas ke operasi yang lebih berat dan kompleks. Untuk mencapai target ini, CEO Boston Dynamics Robert Playter menegaskan bahwa Atlas harus mampu mempelajari tugas pabrik baru dalam 1 hingga 2 hari, dan mencapai tingkat keandalan 99,9%. Untuk memperkuat integrasi rantai pasok, divisi suku cadang Hyundai Mobis juga telah terlibat secara mendalam dalam produksi aktuator Atlas.

Perubahan besar strategi SoftBank: fokus kembali pada infrastruktur AI

Di sisi lain, keluarnya pendiri SoftBank, Masayoshi Son, mencerminkan pergeseran besar dalam fokus strateginya. Bagi SoftBank yang telah menginvestasikan 41 miliar dolar AS ke OpenAI, penjualan Boston Dynamics hanyalah penyesuaian aset kecil. Saat ini, pandangan Son sepenuhnya tertuju pada “lapisan infrastruktur AI”.

Diketahui, SoftBank sedang mempersiapkan pendirian perusahaan baru bernama “Roze AI”, dengan target menggabungkan kecerdasan buatan dan teknologi robot untuk membangun pusat data dan infrastruktur fisik lainnya, dengan valuasi mencapai 100 miliar dolar AS. Bagi SoftBank, perusahaan yang membutuhkan investasi modal besar dan pengembalian lambat seperti perusahaan perangkat keras sudah tidak sesuai lagi, dan fokus pada kekuatan komputasi AI serta infrastruktur adalah medan perang utama dalam dekade mendatang.

Kompetisi di jalur robot humanoid semakin memanas

Dengan Hyundai yang menguasai Boston Dynamics secara penuh, kompetisi di pasar robot humanoid semakin memanas. Saat ini, Tesla sedang mengarahkan strategi pabriknya sepenuhnya ke pengembangan Optimus; perusahaan startup Figure AI telah berhasil masuk ke pabrik BMW untuk uji coba; dan perusahaan China seperti Unitree sedang merebut pasar dengan keunggulan biaya rendah yang sangat destruktif.

Keunggulan utama Boston Dynamics adalah memiliki “pelanggan super” yang sudah ada, yaitu Hyundai, sehingga dapat terus melakukan pengujian dan iterasi di pabrik sendiri tanpa tekanan besar dari penjualan awal ke luar. Jika Atlas mampu membuktikan kepraktisan dan keandalannya secara komersial pada 2028, ini tidak hanya akan meningkatkan kemampuan manufaktur Hyundai secara signifikan, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam mewujudkan komersialisasi industri robot humanoid secara luas.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan