Hong Kong Polytechnic University dan Universitas Sichuan melakukan sebuah penelitian yang cukup menarik.


Penelitian menemukan bahwa di sampel selfie wanita di Xiaohongshu, pengguna dari daerah dengan PDB per kapita yang lebih rendah secara keseluruhan melakukan pengeditan foto yang lebih besar.
Selain itu, mereka lebih cenderung menonjolkan ciri-ciri bayi seperti mata besar, wajah bulat, mulut kecil, dan kulit yang lebih cerah.
Sebaliknya, pengguna dari daerah maju seperti Beijing, Shanghai, Guangdong, dan Zhejiang, melakukan pengeditan foto yang jauh lebih kecil, sehingga foto lebih mendekati penampilan asli.
Para peneliti berpendapat bahwa di lingkungan dengan tingkat pembangunan ekonomi yang lebih rendah dan persaingan sumber daya yang lebih ketat, orang lebih cenderung membentuk citra diri dengan ciri-ciri bayi, karena ciri-ciri ini biasanya membuat seseorang tampak lebih tidak berbahaya, lebih ramah, dan lebih mudah mendapatkan simpati serta dukungan dari orang lain.
Sedangkan di daerah yang lebih maju secara ekonomi, jalur untuk mendapatkan pengakuan sosial lebih beragam, dan ketergantungan terhadap penampilan relatif lebih rendah, sehingga mereka lebih cenderung mempertahankan citra yang alami dan asli.
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan