Survei: hanya 16% orang Amerika mengharapkan dampak positif AI terhadap masyarakat - ForkLog

II-voenshhina-AI-war# Survei: hanya 16% orang Amerika mengharapkan dampak positif dari AI pada masyarakat

Hanya 16% orang Amerika yang mengharapkan efek positif dari kecerdasan buatan, sementara sekitar 40% percaya bahwa pengaruhnya akan bersifat negatif. Hasil ini diperoleh dari pusat penelitian Pew Research berdasarkan survei terhadap 5119 orang dewasa di AS.

Sikap responden di AS terhadap potensi pengaruh AI terhadap masyarakat dan kehidupan pribadi warga. Sumber: Pew Research Sikap skeptis terhadap AI juga meluas ke lembaga pemerintah. 67% responden tidak percaya bahwa pemerintah AS dapat mengatur bidang ini secara efektif. Selain itu, 59% tidak percaya pada perusahaan yang mengembangkan kecerdasan buatan. Hampir dua pertiga responden berpendapat bahwa AI berkembang terlalu cepat.

Yang paling skeptis terhadap kecerdasan buatan adalah warga AS yang memilih Demokrat dan berusia di bawah 30 tahun. Hanya 14% dari kategori ini yang mengharapkan pengaruh positif teknologi terhadap masyarakat.

Korelasi antara preferensi politik warga AS dan pandangan mereka tentang regulasi AI. Sumber: Pew Research Bersamaan dengan itu, para peneliti menunjukkan peningkatan penggunaan jaringan saraf secara sehari-hari. Sekitar seperempat orang Amerika yang disurvei melaporkan bahwa mereka menggunakan chatbot setiap hari. Layanan yang paling populer adalah ChatGPT: digunakan oleh 44% orang dewasa di AS, lebih dari dua kali lipat tingkat tahun 2023. Selanjutnya ada Gemini (24%), Copilot (17%), dan Meta AI (14%).

Perasaan serupa juga dilaporkan oleh sosiolog lain. Pada Mei, perusahaan riset internasional YouGov melaporkan bahwa 71% orang Amerika menganggap perkembangan AI terlalu cepat. Jumlah pesimis dalam menilai dampak jangka panjang teknologi ini terhadap masyarakat dua kali lipat jumlah optimis — 51% berbanding 25%.

Pada Januari 2025, staf YouGov mencatat gambaran yang lebih moderat: 35% responden mengharapkan pengaruh positif AI terhadap masyarakat dan 34% memperkirakan pengaruh negatif.

Perlu diingat, pada Mei 2025, dalam studi bersama Reuters dan perusahaan analitik Ipsos, dinyatakan bahwa 61% orang Amerika menganggap kecerdasan buatan sebagai ancaman bagi umat manusia.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan