DPR Rusia mengutuk kebijakan agresif Amerika Serikat terhadap Kuba

Dewan Negara Rusia (Dewan Perwakilan) pada tanggal 10 mengeluarkan pernyataan mengecam bahwa ketegangan di sekitar Kuba meningkat tajam, yang berasal dari tekanan Amerika Serikat terhadap Kuba yang bersifat "tak pernah terjadi sebelumnya, tidak masuk akal, dan tidak sesuai dengan norma hukum internasional". Menurut kantor berita Rusia TASS, Dewan Negara Rusia pada tanggal 10 melalui sebuah pernyataan yang disampaikan kepada PBB, organisasi parlemen internasional, dan parlemen di seluruh dunia, bertujuan mengkritik kebijakan agresif Amerika Serikat yang semakin meningkat terhadap Kuba. Pernyataan tersebut menyatakan bahwa blokade ekonomi, keuangan, dan embargo energi yang saat ini diterapkan oleh AS terhadap Kuba adalah campur tangan terbuka dalam urusan dalam negeri negara berdaulat, yang secara serius melanggar prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pihak AS berusaha memaksa pimpinan Kuba untuk membuat konsesi yang tidak masuk akal melalui pemerasan ekonomi dan militer, berusaha mendorong pergantian rezim Kuba, dan akhirnya mengendalikan Kuba secara penuh. Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa pihak Rusia menuntut agar semua tekanan politik dan ekonomi terhadap Kuba dihentikan segera, dan mengakhiri praktik kolonialisme baru yang dilakukan AS melalui pemerasan dan ancaman dalam melakukan transaksi politik. Pernyataan tersebut menyerukan semua pihak untuk mengecam tindakan terkait AS dan mendesak AS segera mencabut blokade perdagangan, ekonomi, keuangan, dan energi terhadap Kuba. (Xinhua)
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan