Larangan sanksi menyebabkan kemarahan dewi anti-indikator! Ba berbalik membeli saham Meta, netizen puji: Akhirnya hukuman langit turun

Karena insiden besar-besaran penangguhan akun yang baru-baru ini terjadi di platform Meta, "Dewa Anti-Indikator" Taiwan, Ba Nini, mengumumkan pembelian saham Meta sebagai bentuk protes diam-diam. Departemen Komunikasi Saat Ini telah secara aktif terlibat dan meminta penjelasan resmi.

Ba Nini membeli saham Meta, protes terhadap kekacauan penangguhan akun yang mengganggu masyarakat

Dalam beberapa hari terakhir, platform komunitas Meta seperti Threads, IG, dan lain-lain mengalami banyak kejadian penangguhan akun, dan Ba Nini, yang dikenal sebagai "Dewa Anti-Indikator" di Taiwan, mengumumkan melalui postingan pada 16 Juni bahwa dia membeli saham Meta, sebagai bentuk protes diam-diam terbesar terhadap Meta, dan mengkritik keras: "Meta benar-benar perusahaan yang menghasilkan uang dari koneksi antar manusia, tapi sama sekali tidak menganggap manusia sebagai manusia."

Setelah postingan Ba Nini, harga saham Meta pada hari itu sempat melonjak hingga 605,32 poin lalu kembali turun, dengan titik terendah di 592,62 poin, namun akhirnya ditutup dengan kenaikan 1,13%.

Sumber gambar: Google Finance Harga saham Meta pada hari itu sempat melonjak ke 605,32 poin setelah pembukaan lalu kembali turun, dengan titik terendah di 592,62 poin, dan akhirnya ditutup dengan kenaikan 1,13%.

Ba Nini juga berbagi pengalaman terkena penangguhan akun Meta tanpa alasan yang jelas hari ini. Tahun lalu, enam akunnya ditangguhkan, dan tahun ini lagi-lagi dinyatakan melanggar aturan tanpa penjelasan, bahkan sampai dicabut rekomendasi halaman penggemar.

Pengalaman akun yang diblokir ini menyebabkan PTSD baginya, setiap hari takut akun akan diblokir, dan dia menyatakan bahwa mekanisme platform Meta membuatnya merasa tak berdaya, bahkan dengan tanda centang biru pun tidak berguna, dan layanan pelanggan tidak memiliki wewenang untuk membuka blokir.

Dia menunjukkan bahwa masyarakat yang akun-nya diblokir hanya bisa mengajukan keberatan dan berharap pihak resmi segera meninjau, serta mengimbau agar mereka mengelola banyak platform secara bersamaan.

Sumber gambar: Threads Ba Nini juga berbagi pengalaman terkena penangguhan akun Meta tanpa alasan yang jelas hari ini

Netizen bersatu mendukung, berharap kekuatan misterius Taiwan menjatuhkan sanksi

Setelah Ba Nini mengumumkan pembelian saham, banyak netizen memberikan respons.

Ada yang mengatakan, dalam insiden penangguhan akun Meta yang kacau ini, ada yang melaporkan, menulis surat protes, atau berhenti berlangganan bulanan, tetapi yang paling keras adalah Dewa Ba Nini, yang menggunakan pembelian saham Meta untuk menyatakan kemarahannya, dan bercanda bahwa dia menyalakan dupa di atas kekayaan CEO Mark Zuckerberg.

Netizen lain pun berkomentar, "Pasti Ba Nini yang melakukannya," "Dewa keluar tangan, nyawa melayang," dan menyebut "Dewa yang menegakkan keadilan."

Ada juga yang bercanda bahwa Meta akhirnya bisa merasakan kekuatan misterius Taiwan, langsung menyebut bahwa mereka "menghukum" Zuckerberg, dan "sekarung beras harus menanggung beberapa lantai (istilah dalam bahasa Jepang: rasakan sakitnya)." Beberapa netizen bahkan menyarankan agar dana dikumpulkan untuk mendukung Ba Nini membeli saham, sampai harga saham Meta jatuh tersungkur.

Kekacauan penangguhan akun besar-besaran memicu kemarahan, Departemen Komunikasi Saat Ini meminta penjelasan

Insiden penangguhan akun Meta besar-besaran terjadi sekitar 14 hingga 15 Juni, dan cakupannya meliputi media massa umum seperti "Public Television News Network," serta tokoh-tokoh seperti mantan Presiden Chen Shui-bian, mantan ketua Partai Rakyat, Ko Wen-je, dan YouTuber Guan Zhang Chen Zhi-han. Menurut peninjauan pada Juni 2025, Meta juga pernah mengalami kejadian salah blokir, di mana banyak influencer di komunitas cryptocurrency Taiwan juga akun mereka diblokir.

Perwakilan resmi Meta menyatakan bahwa penyebab utama dari gelombang penangguhan ini adalah kesalahan dalam teknologi deteksi akun remaja, yang menyebabkan banyak akun salah diklasifikasikan sebagai di bawah usia 13 tahun. Saat ini sedang dalam proses perbaikan, dan menegaskan bahwa tidak ada penutupan akun yang ditargetkan terhadap individu tertentu.

Setelah menerima keluhan, Departemen Komunikasi Taiwan juga secara aktif menghubungi perusahaan Meta Taiwan, menyatakan akan memantau proses penyelidikan, meminta Meta berkomunikasi dan menjelaskan kepada publik, serta menangani secara proaktif demi melindungi hak masyarakat.

  • **Laporan terkait: **Threads lagi-lagi mengalami insiden penangguhan! Banyak politisi dan media yang terkena dampak, bagaimana cara mengajukan keberatan dan menyelamatkan akun?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan