Filipina Memperketat Aturan Daftar Kripto, Melarang Koin Privasi


Filipina telah memperkenalkan persyaratan yang lebih ketat untuk pertukaran kripto, mengharuskan platform berlisensi melakukan tinjauan menyeluruh sebelum mendaftarkan token dan terus memantau mereka setelah terdaftar.
🔸
Bank sentral negara kini mengharuskan semua penyedia layanan aset digital melakukan uji tuntas dan prosedur persetujuan yang ketat sebelum mengizinkan perdagangan token apa pun.
🔸
Pertukaran juga harus mempertahankan pemantauan berkelanjutan dan menerapkan mekanisme pencabutan daftar untuk proyek yang menghadapi masalah seperti insolvensi, penipuan, pelanggaran keamanan, kehilangan likuiditas, kejadian depegging, atau pengungkapan yang menyesatkan.
🔸
Dalam langkah besar, Filipina secara resmi melarang cryptocurrency yang berfokus pada privasi seperti Monero (XMR) dan Zcash (ZEC) dari platform perdagangan yang diatur.
🔸
Jika sebuah token diklasifikasikan sebagai sekuritas, pertukaran harus mematuhi regulasi yang diberlakukan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Filipina (SEC).
Kerangka kerja baru ini mencerminkan tren global yang lebih luas menuju pengawasan yang lebih ketat terhadap aset digital dan peningkatan pengawasan terhadap cryptocurrency yang meningkatkan privasi.
#DailyHighlights $BTC $SOL
BTC1,10%
SOL4,50%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan