Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan ini saya sedang membaca diskusi trader, dan menemukan banyak pemula yang masih bingung tentang order pasar dan order limit. Sebenarnya kedua jenis order ini memiliki kegunaannya masing-masing, kuncinya adalah tahu kapan harus menggunakan yang mana.
Pertama, mari bahas order pasar. Yaitu kamu memutuskan untuk membeli atau menjual segera, harga ditentukan oleh pasar, dan eksekusi cepat. Contohnya, EUR/USD saat ini harga beli 1.09402, harga jual 1.09471, kamu langsung eksekusi pada harga tersebut. Keuntungannya adalah bisa masuk pasar dengan pasti, kekurangannya adalah harga yang kamu lihat dan harga terakhir yang eksekusi mungkin berbeda, terutama saat pasar sangat volatile.
Order limit berbeda lagi. Kamu menetapkan satu harga tertentu, hanya jika pasar turun ke harga yang kamu tetapkan, maka otomatis akan dieksekusi. Misalnya kamu melihat EUR/USD berfluktuasi antara 50 sampai 55, lalu pasang order beli di 50 atau 51, menunggu pasar datang sendiri. Keuntungannya adalah bisa mengontrol biaya, tetapi risikonya adalah pasar mungkin tidak pernah mencapai target harga kamu, dan order tetap tertahan.
Saya rasa keunggulan order limit adalah memberi kamu lebih banyak kendali aktif. Terutama untuk trader yang tidak bisa selalu memantau pasar, kamu bisa pasang order beli di 50 dan jual di 60, lalu matikan software dan lakukan hal lain. Jika dilakukan dengan benar, dalam jangka panjang, metode trading disiplin seperti ini seringkali bisa meraih hasil yang baik. Apalagi saat pasar sedang sideways, menggunakan order limit bisa menghemat biaya transaksi secara signifikan.
Lalu, kapan harus pakai order pasar? Saat pasar bergerak satu arah. Misalnya berita besar yang mendadak muncul, harga aset melonjak atau jatuh tajam, saat seperti ini memasukkan order secara manual dengan harga tertentu sudah tidak sempat, maka order pasar adalah pilihan agar bisa masuk pasar secepat mungkin.
Mengenai risiko order limit, yang terbesar adalah tidak terisi. Jadi, penting untuk menetapkan target harga yang masuk akal, mempertimbangkan nilai sebenarnya dari aset, likuiditas pasar, dan analisis teknikal. Selain itu, karena order limit biasanya tidak langsung terisi, kamu harus bersabar menunggu. Risiko dari order pasar adalah saat pasar sangat volatile, kamu mungkin membeli dengan harga yang tidak menguntungkan, dan harus berhati-hati terhadap risiko pembalikan harga akibat overbuying atau overselling.
Secara umum, jika kamu ingin segera eksekusi, order pasar lebih cocok; jika tidak terburu-buru dan ingin mengontrol biaya, keunggulan order limit akan terlihat. Trader jangka pendek biasanya lebih suka order pasar karena eksekusi cepat, sementara trader jangka panjang yang berpengalaman lebih tahu memanfaatkan keunggulan order limit untuk mengelola risiko dan biaya secara lebih detail.