Saya baru menyadari bahwa cukup banyak teman baru yang masuk ke crypto atau saham yang bingung antara pembelian/jual biasa dengan posisi Long/Short. Ini adalah dua konsep yang sama sekali berbeda dan jika tidak dipahami dengan jelas, Anda akan menghadapi kesulitan.



Sederhananya, perintah Long adalah ketika Anda memprediksi harga akan naik sehingga Anda membeli. Sebaliknya, perintah Short adalah ketika Anda percaya harga akan turun, Anda "meminjam" aset dari platform untuk dijual di level tinggi, lalu membelinya kembali di level lebih rendah. Keduanya bisa memberikan keuntungan, tetapi risiko juga berbeda sepenuhnya.

Hal yang paling sering diabaikan oleh kebanyakan orang adalah leverage (Leverage). Ini adalah "kunci utama" dari posisi Long/Short. Ketika Anda memiliki 1.000 USD dan menggunakan leverage 1:10, Anda bisa membuka posisi senilai 10.000 USD. Jika harga bergerak sesuai arah 10%, Anda mendapatkan keuntungan 1.000 USD (dua kali lipat dari akun). Tapi jika harga bergerak berlawanan, Anda bisa kehilangan seluruh 1.000 USD awal dalam sekejap. Ini disebut "margin call" atau "margin call".

Saya pernah punya teman yang pernah trading crypto dengan leverage 1:50. Dia mendapatkan keuntungan 200% dalam 2 minggu, tetapi kemudian satu posisi Short secara tak terduga mengalami squeeze (Short Squeeze), harga melonjak hebat dan dia kehilangan semuanya. Peristiwa GameStop tahun 2021 adalah contoh nyata bagaimana Short Squeeze bisa menghapus miliaran USD dari hedge fund.

Itulah mengapa para trader profesional menggunakan Long dan Short bukan untuk spekulasi, tetapi untuk lindung nilai risiko (Hedging). Misalnya, jika Anda memegang 1.000 saham Apple jangka panjang tetapi khawatir pasar akan crash dalam jangka pendek, Anda bisa membuka posisi Short pada indeks S&P 500. Saat itu, keuntungan dari posisi Short akan menutupi kerugian di portofolio utama, membuat Anda lebih tenang.

Secara strategi, gunakan posisi Long saat Anda melihat sinyal positif: berita ekonomi baik, indikator teknikal seperti MACD atau RSI menunjukkan tren naik, atau pola candlestick seperti candlestick penetrasi. Sebaliknya, posisi Short cocok saat inflasi tinggi, bank sentral mengetatkan kebijakan moneter, atau Anda melihat pola double top di grafik.

Tapi hal terpenting yang harus diingat: baik Long maupun Short memiliki risiko tinggi. Posisi Long kerugian maksimal 100% (ketika harga turun ke 0), tetapi posisi Short berisiko kerugian tak terbatas karena harga bisa naik tanpa batas. Jika Anda tidak tahu mengelola risiko, jangan main Short. Sederhana saja.

Platform seperti Mitrade atau platform crypto lain semuanya memungkinkan Anda menempatkan order take profit dan stop loss otomatis, ini sangat penting. Saat membuka posisi Long atau Short, selalu tetapkan level stop loss terlebih dahulu. Itu langkah awal untuk melindungi diri.

Satu hal lagi: jika Anda memegang posisi semalam, Anda harus membayar biaya swap (Overnight fee). Untuk trading jangka panjang, biaya ini bisa menggerogoti keuntungan Anda secara signifikan. Jadi, pertimbangkan dengan matang sebelum memutuskan.

Singkatnya, posisi Long/Short adalah alat yang kuat, tetapi ini adalah pedang bermata dua. Jika Anda pemula, pelajari dengan baik, coba dengan akun demo terlebih dahulu, dan selalu kelola risiko. Jangan biarkan keserakahan menghancurkan semua yang telah Anda bangun.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan