Belakangan ini di komunitas banyak pemula bertanya tentang perbedaan antara order pasar dan order limit, jadi saya rangkum pemahaman saya sendiri dan berbagi tentang bagaimana kedua jenis order ini sebenarnya digunakan.



Jadi, order pasar adalah ketika kamu sedang terburu-buru, langsung melakukan transaksi sesuai harga pasar saat ini. Order limit adalah ketika kamu menetapkan harga psikologis, menunggu pasar turun atau naik ke target harga kamu baru melakukan transaksi. Contoh kehidupan sehari-hari, order pasar seperti kamu langsung membeli sayur di pasar dengan harga utama yang ditawarkan pedagang, sedangkan order limit seperti kamu menetapkan harga tertentu, jika harga lebih tinggi dari itu, kamu tidak akan membeli.

Pertama, mari bahas order pasar. Keunggulannya jelas—cepat eksekusi, tingkat keberhasilan tinggi, sangat berguna saat tren satu arah. Misalnya tiba-tiba ada berita baik besar, harga aset melonjak, kamu mungkin tidak sempat memasukkan order dengan harga tertentu, order pasar memastikan kamu tetap masuk pasar. Tapi ada risiko juga, karena harga ditentukan oleh pasar, harga yang kamu lihat dan harga akhir transaksi bisa berbeda, ini sangat terlihat saat pasar sangat volatile. Ada juga masalah yang sering diabaikan disebut slippage—yaitu perbedaan antara harga saat kamu memasang order dan harga transaksi sebenarnya, risiko slippage pada order pasar cukup besar di pasar yang sangat fluktuatif.

Order limit sebaliknya. Ia memberi kamu kendali penuh atas harga transaksi, jika kamu ingin membeli di 50 dan menjual di 60, kamu tinggal pasang order limit di harga tersebut, lalu tinggal menunggu. Ini sangat ramah untuk orang yang tidak bisa selalu memantau pasar. Sangat berguna dalam kondisi sideways, saat harga berfluktuasi antara 50 sampai 55, kamu pasang order beli di 50 atau 51, nanti setelah beberapa waktu bisa terisi, menghemat biaya komisi. Tapi konsekuensinya, tidak ada jaminan order akan terisi, harga pasar bisa saja tidak pernah mencapai harga yang kamu tetapkan.

Bagaimana cara operasinya? Ambil contoh Euro-Dolar. Order pasar sangat simpel, masuk ke halaman trading pilih "Order Pasar", masukkan jumlah dan leverage, langsung beli atau jual, harga transaksi ditentukan pasar saat itu. Order limit sedikit berbeda, pilih "Pasang Order", lalu masukkan target harga kamu, tunggu pasar mengeksekusi order tersebut.

Lalu, mana yang harus dipilih? Pengalaman saya, jika ingin cepat eksekusi, pakai order pasar, tapi harus siap dengan kemungkinan slippage. Kalau tidak terburu-buru, order limit lebih menguntungkan, jika konsisten menjalankan rencana trading, keuntungan akan terkumpul secara perlahan. Trader jangka pendek dan pemula cenderung suka order pasar untuk kecepatan, sedangkan investor jangka panjang dan trader berpengalaman lebih suka order limit untuk perhitungan yang lebih matang.

Terakhir, saya ingatkan risiko. Order pasar harus hati-hati di pasar yang sangat volatile, jangan sampai terbawa suasana dan terburu-buru membeli saat harga naik cepat lalu turun lagi. Risiko utama order limit adalah menetapkan harga yang masuk akal, mempertimbangkan nilai aset sebenarnya dan likuiditas pasar, jika harga terlalu jauh dari pasar, order tidak akan pernah terisi. Singkatnya, kedua jenis order ini punya keunggulan masing-masing, kuncinya adalah memilih sesuai ritme trading dan kondisi pasar secara fleksibel.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar