Belakangan ini kembali ada yang bertanya tentang bentuk teknikal, jadi saya rangkum pemahaman saya sendiri. Saat membahas pergerakan harga saham, pola kepala dan bahu serta pola kepala dan bahu terbalik memang sering saya gunakan.



Pertama, mari bahas pola kepala dan bahu. Pola ini biasanya menandakan bahwa harga saham mungkin akan mengalami koreksi. Secara sederhana, pola ini terbentuk dari tiga puncak relatif—bahu kiri, kepala, dan bahu kanan—di mana kepala adalah yang tertinggi, dan kedua bahu lebih rendah. Ketika bahu kanan gagal menembus puncak sebelumnya, itu adalah sinyal peringatan.

Kasus yang paling berkesan bagi saya adalah tren Tencent. Mulai rebound akhir 2022, dan pada awal 2023 terbentuklah kepala, kemudian di musim semi muncul bahu kanan. Saat itu saya mengingatkan orang di sekitar untuk berhati-hati, karena ketika harga menembus garis neckline (garis dukungan yang menghubungkan dasar bahu kiri dan bahu kanan), secara dasar sudah waktunya untuk keluar. Saat itu Tencent menembus neckline sekitar 360 yuan, meskipun masih jauh dari puncak 415, tetapi selama lebih dari satu tahun kemudian harga tidak mampu kembali ke level itu, bahkan turun ke bawah 200.

Mengenai sinyal keluar, ada dua poin penting yang harus diingat. Pertama, ketika bahu kanan terbentuk dan tidak melebihi puncak sebelumnya, dan harga menembus neckline, maka sebaiknya jual. Kedua, jika melewatkan gelombang pertama, bisa amati apakah rebound bisa kembali ke atas neckline; jika tidak bisa, maka perlu evaluasi ulang.

Kalau mau short selling, pola kepala dan bahu terbalik memang merupakan sinyal masuk yang bagus. Tapi short selling tidak sekadar jual, harus selalu memperhatikan pasar. Fokusnya adalah menyiapkan titik masuk, keluar, dan target keuntungan. Titik masuk adalah saat menjual, titik keluar harus memperhatikan neckline—begitu harga rebound dan menembus neckline, segera keluar, terlepas dari profit atau tidak. Untuk target keuntungan, biasanya diatur jaraknya dari titik masuk ke kepala. Contohnya Tencent, masuk di 360 dan keluar di 305, dalam satu bulan saja target tercapai.

Sebaliknya, pola kepala dan bahu terbalik adalah sinyal bullish. Pola ini seperti kepala dan bahu terbalik, menandakan tekanan jual melemah dan pembeli baru mulai masuk. Dalam proses terbentuknya pola ini, bahu kiri adalah rebound terakhir sebelum penurunan, banyak trader yang masuk saat ini. Kepala adalah titik terendah selama penurunan, volume biasanya kecil karena sebagian besar sudah keluar. Saat bahu kanan terbentuk, titik terendahnya lebih tinggi dari gelombang sebelumnya, menunjukkan adanya pembeli yang menjaga harga dan kekuatan kenaikan semakin menguat.

Sinyal beli biasanya ada dua. Pertama, langsung beli setelah bahu kanan terbentuk karena kenaikan titik terendah secara bertahap menandakan puncak juga akan meningkat. Kedua, beli setelah harga menembus neckline, karena tren kenaikan menjadi lebih pasti dan risikonya lebih kecil. Sinyal pertama risikonya lebih tinggi tapi potensi keuntungan besar, sedangkan yang kedua lebih aman tapi mungkin melewatkan harga terendah.

Bagaimana menentukan stop loss saat trading? Jika masuk dari harga neckline, disarankan menggunakan harga bahu kanan sebagai stop loss; jika masuk dari bahu kanan, gunakan harga kepala sebagai stop loss. Untuk target keuntungan, trader jangka pendek biasanya menetapkan 2 sampai 3 kali lipat dari jarak stop loss.

Namun, perlu diingat bahwa pola teknikal tidak 100% akurat. Saya sering melihat pola yang langsung rusak karena perubahan fundamental. Contohnya Tencent, saat bahu kanan terbentuk dan siap rebound, tiba-tiba akhir bulan keluar kebijakan yang menekan bisnis game, dan harga langsung jatuh lebih dari 12% dalam satu hari, sehingga pola hilang. Selain itu, saham dengan volume sangat kecil juga tidak cocok untuk analisis pola karena sampel yang terlalu sedikit membuat hasil statistik tidak akurat.

Jadi, pola kepala dan bahu hanyalah indikator referensi. Secara statistik, pola ini memang sering muncul bersamaan dengan tren tertentu, tetapi tidak boleh diikuti secara buta. Harus dikombinasikan dengan faktor fundamental, sentimen pasar, dan aspek lain untuk meningkatkan tingkat keberhasilan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan