Melihat kejadian pasar bulan ini membuat saya merasa banyak orang masih belum benar-benar memahami bagaimana permintaan dan penawaran bekerja, mengapa harga naik turun seperti itu, jadi saya ingin berbagi pemahaman saya tentang hal ini



Permintaan dan penawaran bukanlah hal yang sulit seperti yang dipikirkan orang. Itu hanya tentang keinginan membeli dan keinginan menjual yang saling bertemu di pasar setiap detik. Ketika keinginan membeli lebih besar daripada keinginan menjual, harga akan naik. Ketika keinginan menjual lebih besar daripada keinginan membeli, harga akan turun. Alam memang seperti itu

Di pasar keuangan, kita melihat permintaan dan penawaran sangat jelas terutama saat ada berita penting, misalnya bulan Maret lalu, ketika Selat Hormuz ditutup. Volume minyak yang mengalir berkurang lebih dari 20% dari dunia. Tiba-tiba penawaran minyak berkurang secara drastis, sementara permintaan energi tetap sama. Hasilnya, harga melonjak dengan cepat. Ini adalah kondisi Supply Shock yang sempurna

Bagi trader, permintaan dan penawaran adalah alat penting dalam membaca pasar. Analisis candlestick misalnya, jika ada candlestick berwarna hijau besar, menunjukkan kekuatan beli mengalahkan kekuatan jual secara jelas. Harga cenderung akan naik lebih lanjut. Sebaliknya, candlestick merah besar menunjukkan kekuatan jual dominan, dan harga cenderung akan turun lebih jauh

Support dan resistance juga berkaitan dengan permintaan dan penawaran. Support adalah titik di mana ada kekuatan beli yang menunggu untuk membeli, yaitu harga yang diyakini investor layak beli. Resistance adalah titik di mana ada kekuatan jual yang menunggu untuk menjual, yaitu harga di mana pemegang saham ingin menjual

Teknik Demand Supply Zone adalah sesuatu yang sering saya gunakan dalam trading. Ada dua tipe utama, yaitu trading di titik pembalikan (Reversal) dan trading mengikuti tren (Continuation). Dalam pembalikan ke arah naik, harga akan turun cepat (Drop) lalu mulai stabil dalam range (Base). Ketika kekuatan beli kembali mengalahkan, harga menembus batas atas dan melanjutkan rally. Dalam pembalikan ke arah turun, hal yang sama berlaku sebaliknya: harga naik cepat, stabil dalam range, lalu menembus batas bawah dan turun

Sedangkan untuk trading mengikuti tren, lebih sering terjadi. Harga naik lalu stabil, kemudian naik lagi, atau turun lalu stabil, lalu turun lagi. Saya melihat tren ini terus muncul di pasar

Memahami permintaan dan penawaran membantu saya menganalisis pasar dengan lebih baik, baik dari sisi fundamental (kinerja perusahaan, pertumbuhan ekonomi) maupun dari sisi teknikal (harga, volume, tren). Semuanya berkaitan dengan kekuatan beli dan jual

Kalau kamu tertarik belajar lebih dalam, coba lihat data harga berbagai aset di Gate. Baik saham, komoditas, maupun aset digital. Cobalah terapkan prinsip ini dalam analisismu. Semakin banyak belajar, semakin jelas gambarnya
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar