Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan ini saya memperhatikan ada beberapa logika perdagangan menarik antara tren euro dan yen Jepang, ingin berbicara tentang pasangan silang EUR/JPY ini.
Banyak orang hanya memperhatikan euro/dolar atau dolar/yen, sebenarnya euro/yen adalah pasangan yang tersembunyi dengan volatilitas tinggi. Kenapa? Karena ada permainan selisih suku bunga kunci di sini—Bank of Japan terus mempertahankan kebijakan pelonggaran ekstrem, suku bunga mendekati nol, sementara ECB sedang dalam siklus kenaikan suku bunga, sehingga selisih suku bunga ini menjadi lahan untuk arbitrase.
Beberapa tahun lalu saya pernah melihat contoh, setelah ECB mengumumkan kenaikan suku bunga pada 2023, EUR/JPY naik 1,1% dalam beberapa jam saja, tetapi EUR/USD hanya naik 0,13%, perbedaannya sangat mencolok. Karena suku bunga yen Jepang tidak berubah, sementara suku bunga euro meningkat, selisih suku bunga membesar, dana mengalir ke sana.
Dari sejarah, tren euro mengalami beberapa momen penting. Sekitar 2007, euro terhadap yen mendekati puncak 170, lalu saat krisis keuangan 2008 datang, pasar panik, dana melarikan diri ke yen sebagai aset safe haven, EUR/JPY sempat turun ke 112. Kemudian krisis utang Eropa kembali terjadi, pada 2012 turun ke 94. Setelah itu, ekonomi Abe di Jepang mulai melakukan pelonggaran besar-besaran, tren euro mulai rebound, sempat melonjak ke 149.
Situasi saat ini cukup rumit. ECB memang lebih hawkish daripada Federal Reserve, bahkan selama krisis perbankan mereka tetap menaikkan suku bunga 0,5%, ini mendukung tren euro. Dalam jangka pendek, EUR/JPY mungkin masih akan mencoba naik, level 148,4 bulan Oktober lalu adalah acuan penting.
Namun ada risiko jangka panjang—gubernur bank sentral Jepang yang baru mungkin perlu meninjau kembali kebijakan pelonggaran ekstrem tersebut. Jika Bank of Japan mulai menaikkan suku atau memperketat kebijakan, maka arbitrase yang bergantung pada selisih suku ini akan secara kolektif menutup posisi, yen Jepang akan menguat tajam, dan EUR/JPY bisa menghadapi penurunan dalam dekade ini. Titik balik ini patut diwaspadai.
Secara teknikal, indikator seperti RSI dan MACD bisa digunakan untuk mencari titik beli/jual. Misalnya RSI menembus di atas 70 dan kemudian kembali turun, atau MACD muncul death cross, biasanya sinyal jual yang bagus. Tapi ini hanyalah alat jangka pendek, untuk jangka menengah dan panjang, logika tetap harus didasarkan pada kebijakan bank sentral dan data inflasi.
Akhirnya, tren euro tetap bergantung pada data ekonomi Eropa dan Jepang—GDP, CPI, tingkat pengangguran, dan indikator fundamental lainnya. Selama data ekonomi Eropa terus membaik dan Bank of Japan belum bergerak, EUR/JPY punya ruang untuk naik. Sebaliknya, jika inflasi Jepang terus tinggi dan pejabat bank sentral mulai memberi sinyal hawkish, maka saatnya mempertimbangkan posisi short.
Kesempatan dan risiko saat ini cukup besar, kuncinya adalah mengikuti perkembangan kebijakan bank sentral dan data ekonomi, serta menggunakan indikator teknikal untuk mengonfirmasi waktu yang tepat, bukan ikut-ikutan buta.