Belakangan ini banyak pemula membahas tentang short selling, tetapi banyak dari mereka sama sekali tidak memikirkan risiko mematikan: squeeze short. Hal ini terlihat hanya sebagai kenaikan harga saham, tetapi sebenarnya bisa mengubah kerugian yang dapat dikontrol menjadi lubang hitam kerugian tak terbatas.



Logika dari squeeze short (Short Squeeze) sebenarnya sangat sederhana—ketika posisi short menumpuk sampai tingkat tertentu, selama harga saham mulai rebound, para short yang terpaksa menutup posisi akan membentuk gelombang pembelian yang besar, mendorong harga saham lebih tinggi lagi. Akibatnya adalah siklus vicious, semakin naik harga saham, semakin banyak short yang terjebak, semakin besar tekanan untuk menutup posisi. Singkatnya, squeeze short bukan sekadar kenaikan harga, tetapi proses di mana short dipaksa keluar dari pasar.

Mengapa squeeze short bisa terjadi? Biasanya membutuhkan beberapa kondisi yang terjadi bersamaan: rasio short yang sangat tinggi, jumlah saham yang beredar tidak besar, suasana pasar yang sangat emosional, ditambah dengan berita positif atau dorongan dari dana utama. Setelah kondisi ini terpenuhi, harga saham bisa melonjak secara cepat dalam waktu singkat.

Lihat saja kejadian GME yang terkenal itu. Pada akhir 2020, institusi di Wall Street meremehkan perusahaan game ini, mulai melakukan short secara besar-besaran, bahkan melebihi 140% dari total saham yang beredar. Akibatnya, para investor ritel di Reddit yang bergabung di forum WSB mengorganisasi pembelian bersama untuk melawan Wall Street. Dalam dua minggu di Januari 2021, harga saham melonjak dari 30 dolar menjadi 483 dolar. Short tidak sempat bereaksi, margin yang tidak cukup dipaksa untuk menutup posisi, dan dikabarkan kerugian short lebih dari 5 miliar dolar AS.

Contoh Tesla berbeda. TSLA awalnya juga menjadi target utama short oleh institusi, tetapi pada 2020 perusahaan berbalik dari rugi menjadi laba, pabrik di Shanghai mulai menyumbang pendapatan, fundamental perusahaan tiba-tiba membaik. Harga saham dalam setengah tahun naik hampir 6 kali lipat, kemudian mengalami stock split dan lonjakan lagi, dalam dua tahun total kenaikan hampir 20 kali lipat. Squeeze short kali ini didorong oleh fundamental yang membaik secara alami, dan short pun mengalami kerugian besar.

Jika kamu ingin melakukan short tetapi tidak ingin menjadi korban squeeze short, pertama-tama ubah pola pikir. Jangan bertanya “apakah saham ini akan turun”, tetapi tanyakan: apakah kerugian maksimal bisa dikendalikan? Saat harga berbalik, apakah ada titik stop loss yang jelas? Apakah saham ini memenuhi syarat squeeze short? Ketika rasio short melebihi 40-50% dari jumlah saham yang beredar, risiko sudah sangat tinggi.

Saran saya adalah memperhatikan indikator RSI. RSI di bawah 20 menandakan kondisi oversold, yang berarti pasar sudah tidak rasional lagi, dan peluang pembalikan harga cukup besar. Saat ini, sebagai pelaku squeeze short, langkah paling cerdas bukanlah bertahan keras-keras, tetapi segera kurangi posisi atau keluar dari pasar. Karena setelah squeeze short berakhir, harga akan cepat kembali ke level wajar, dan saat itu menyesal sudah tidak ada gunanya.

Kalau harus melakukan short, pilihlah instrumen yang indeks pasar utama atau saham blue chip, karena aset ini memiliki likuiditas besar dan jarang mengalami akumulasi short yang berlebihan. Dalam hal alat, dibandingkan meminjam saham untuk short, saya lebih suka menggunakan kontrak CFD (Contract for Difference), karena bisa mengatur leverage sendiri, menetapkan stop loss dan take profit, sehingga risiko lebih terkendali untuk pelaku squeeze short.

Pada akhirnya, yang paling menakutkan dari squeeze short bukanlah kenaikan cepatnya, tetapi proses di mana risiko yang bisa dikendalikan secara tidak sadar berubah menjadi kerugian asimetris yang tak terbatas. Trader yang matang bukanlah yang langsung masuk saat melihat peluang, tetapi yang terlebih dahulu menilai rasio peluang dan risiko secara rasional. Selama kamu bisa menilai rasio tersebut terlebih dahulu, dan memutuskan apakah akan masuk atau tidak, squeeze short bukanlah black swan yang tak bisa dicegah, melainkan risiko yang harus dihormati dalam proses trading.
TSLAX-0,13%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan