Sekarang saya ingin berbicara tentang alat yang mengubah cara berpikir banyak trader, yaitu rata-rata bergerak eksponensial atau EMA yang mungkin sudah pernah didengar banyak orang tetapi belum benar-benar dipahami



Mengapa EMA penting? Karena ini bukan hanya garis berwarna menarik di grafik, tetapi merupakan cara melihat bobot nyata dari pergerakan harga. Rata-rata bergerak ini memberi perhatian lebih pada data harga terbaru, berbeda dengan rata-rata sederhana (SMA) yang menganggap semua titik data sama pentingnya

Sebenarnya, konsep rata-rata bergerak sudah ada sejak abad ke-18 dari pedagang beras Jepang, tetapi bentuk yang kita gunakan saat ini mulai digunakan sejak awal abad ke-20 ketika statistikawan mulai menerapkannya untuk menganalisis data deret waktu. Kemudian, saat digunakan di pasar keuangan, EMA disempurnakan agar lebih responsif terhadap perubahan pasar, terutama pada awal tahun 1960-an ketika ilmuwan menerapkan penyesuaian eksponensial pada data saham

Berbicara tentang cara perhitungannya, saya akan membuatnya sederhana. Pertama, Anda harus menghitung SMA terlebih dahulu, yaitu rata-rata harga penutupan selama periode yang dipilih. Misalnya, jika harga penutupan 10 hari terakhir adalah: 22.27, 22.19, 22.08, 22.17, 22.18, 22.13, 22.23, 22.43, 22.24, 22.29, jumlahkan semuanya menjadi 222.21, lalu bagi dengan 10, hasilnya 22.221. Ini adalah SMA pertama yang akan menjadi nilai awal EMA

Langkah berikutnya adalah menghitung faktor penghalusan (smoothing factor). Ini memberi tahu seberapa besar pengaruh harga terbaru terhadap EMA. Untuk N = 10, faktor penghalusan adalah 2 dibagi (10+1), yaitu 0.1818 sekitar

Langkah terakhir adalah menghitung EMA hari berikutnya dengan rumus: EMA = harga penutupan hari ini dikali faktor penghalusan ditambah EMA lama dikali (1 dikurangi faktor penghalusan). Jika harga penutupan hari ini adalah 22.15, maka EMA baru adalah 22.2081

Sekarang bandingkan dengan SMA, lihatlah bahwa EMA merespons volatilitas lebih cepat karena memberi bobot lebih pada data terbaru, sedangkan SMA lebih lambat karena membagi bobot secara merata. Inilah alasan mengapa EMA cocok untuk trader yang ingin menangkap tren jangka pendek atau pasar yang bergerak cepat, sementara SMA lebih baik untuk posisi jangka panjang

Berbicara tentang penggunaannya, strategi 9 EMA dihitung dari harga penutupan 9 hari terakhir, menghasilkan garis yang mengikuti tren terbaru dengan lebih akurat, sehingga Anda dapat mengenali arah tren jangka pendek dengan lebih baik

Namun yang lebih populer adalah strategi Moving Average Crossover, menggunakan dua garis atau lebih. Ketika garis cepat (misalnya 9 EMA) memotong ke atas garis lambat (misalnya 50 EMA), itu adalah sinyal kenaikan, jika memotong ke bawah, itu adalah sinyal penurunan. Strategi ini sangat cocok untuk day trader

Jenis lain yang populer adalah EMA 8-13-21. Angka ini tidak kebetulan; ini adalah angka Fibonacci yang sering muncul dalam alam dan memiliki hubungan dengan pasar keuangan. Menggunakan tiga garis sekaligus memberikan wawasan lebih tentang tren. Ketika garis 8 memotong ke bawah garis lainnya, itu adalah sinyal jual

Keunggulan EMA adalah respons cepat terhadap perubahan harga, membantu mengidentifikasi tren dan titik masuk keluar secara jelas, berfungsi sebagai support dan resistance yang mudah, karena saat harga mendekati garis EMA, biasanya akan memantul ke atas atau ke bawah mengikuti tren tersebut

Namun, ada kekurangan: EMA bisa menghasilkan sinyal palsu selama periode gangguan atau volatilitas tinggi karena terlalu cepat merespons. Beberapa orang berpendapat bahwa meskipun EMA memberi perhatian pada data terbaru, tetap bergantung pada seluruh data masa lalu, dan jika pasar efisien, data masa lalu mungkin tidak banyak membantu memprediksi masa depan

Yang penting, tidak ada EMA terbaik untuk semua orang. Itu tergantung pada gaya trading, risiko yang diterima, dan rencana Anda sendiri. Trader jangka pendek biasanya suka EMA karena responsnya cepat, sedangkan trader jangka panjang mungkin lebih suka SMA

Pengaturan EMA di platform trading sangat mudah, cukup tambahkan indikator Moving Average Exponential, dan garis EMA akan muncul di grafik. Anda bisa menyesuaikan nilai dan tampilannya sesuai keinginan dengan beberapa klik

Kesimpulannya, rata-rata bergerak eksponensial tidak terbatas pada forex saja. Ini berlaku untuk saham, indeks, komoditas, kripto, dan CFD karena mampu merespons perubahan harga dengan cepat, memberi bobot pada data terbaru, membantu melihat tren jangka pendek, mengenali perubahan tren dengan cepat, dan lebih baik dalam menghadapi pasar yang bergejolak

Tidak peduli Anda menganalisis emas, Bitcoin, indeks, atau pasangan mata uang, EMA dapat membantu menyoroti arah tren dan titik masuk jual beli. Jika ingin berlatih EMA secara real-time tanpa risiko, coba akun demo. Ingat, trading memiliki risiko dan mungkin tidak cocok untuk semua orang
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan