Beberapa waktu yang lalu saya mulai mempelajari lebih dalam tentang cara kerja pasar valuta asing dan sebenarnya poundsterling (gbp) sangat menarik. Ini bukan hanya mata uang biasa, ini adalah mata uang keempat yang paling diperdagangkan di tingkat dunia dan mewakili sekitar 20% dari volume transaksi harian di Forex. Itu menunjukkan pentingnya dalam pasar global.



Yang menarik adalah bahwa gbp memiliki sejarah volatilitas yang cukup besar, terutama setelah referendum Brexit pada 2016. Sejak saat itu, pound telah mengalami fluktuasi yang cukup mencolok terhadap mata uang utama lainnya. Simbolnya adalah £ dan singkatannya gbp berasal dari bahasa Inggris, meskipun juga sering disebut Quid di Inggris. Ada satu detail yang tidak banyak diketahui orang: gbx adalah singkatan untuk pence sterling, yang merupakan bagian seratus dari satu pound, sesuatu yang sangat penting terutama di pasar saham tempat saham diperdagangkan.

Bank of England bertanggung jawab untuk mengeluarkan uang kertas dan mengendalikan kebijakan moneter. Nilai gbp sangat bergantung pada kinerja ekonomi Inggris, faktor seperti inflasi, pertumbuhan PDB, lapangan kerja, dan keputusan kebijakan moneter memiliki dampak langsung. Saat ini Inggris menghadapi tantangan seperti inflasi tinggi, ketidakstabilan politik, dan ketegangan geopolitik yang telah meningkatkan volatilitas mata uang.

Di pasar Forex, pasangan mata uang yang paling dikenal adalah gbp/usd, yang merupakan kombinasi mata uang ketiga paling diperdagangkan secara internasional dengan sekitar 11% dari total volume. Sekitar 330 miliar dolar dipertukarkan setiap hari dalam pasangan ini, yang menghasilkan likuiditas yang sangat besar. Itulah sebabnya mereka menyebutnya Cable. Likuiditas tinggi ini berarti pesanan dieksekusi dalam fraksi detik dan volatilitasnya relatif rendah, biasanya kurang dari 1% per hari.

Pasangan penting lainnya adalah eur/gbp, yang menempati posisi kedelapan dalam likuiditas dengan 3% dari volume Forex. Pasangan ini sangat sensitif terhadap perubahan kebijakan moneter dari Bank Sentral Eropa dan Bank of England. Selanjutnya ada gbp/chf, yang mencerminkan hubungan antara pound dan franc Swiss, dua mata uang cadangan penting. Dan saya tidak bisa lupa menyebut gbp/jpy, yang dikenal sebagai The Dragon, yang cukup volatil dan menawarkan peluang menarik untuk trading jangka pendek.

Yang paling menarik perhatian saya adalah bagaimana gbp bereaksi terhadap data ekonomi. Ketika angka pengangguran dirilis atau keputusan suku bunga diumumkan, pasar bergerak cepat. Kita harus memperhatikan indikator seperti inflasi, pertumbuhan ekonomi, neraca perdagangan, dan tentu saja kebijakan bank sentral. Ketegangan geopolitik juga memainkan peran penting, terutama di Timur Tengah.

Untuk investor jangka panjang, kestabilan ekonomi Inggris membuatnya menarik untuk diversifikasi portofolio. Bagi mereka yang mencari trading jangka pendek, volatilitas pasangan seperti gbp/jpy dan gbp/usd menawarkan peluang untuk memanfaatkan pergerakan pasar yang cepat. Yang penting adalah tetap mendapatkan informasi tentang pengumuman ekonomi dan perubahan kebijakan moneter, karena itu yang benar-benar mempengaruhi gbp di pasar global.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan