Alhamdulillah, hari ini saya ingin berbicara dengan kalian tentang topik yang banyak orang tidak fokus padanya meskipun penting, yaitu zakat emas.



Saya memikirkan tentang hal ini terutama ketika kamu memiliki tabungan emas atau bahkan perhiasan, banyak yang bertanya: Apakah ada zakatnya? Bagaimana cara menghitungnya? Dan kenyataannya, zakat adalah kewajiban dari rukun Islam, dan emas adalah salah satu jenis zakat harta yang paling penting.

Poin utama yang harus kamu ketahui: Jika kamu memiliki emas mencapai nisab syar'i (yaitu 85 gram emas murni 24 karat), dan telah berlalu satu tahun hijriyah penuh, maka wajib atasmu membayar zakat sebesar 2.5% dari nilainya.

Namun di sini, topiknya menjadi lebih rinci ketika kita berbicara tentang berbagai kadar. Misalnya, jika emasmu berkarat 21 karat (yang paling umum di pasar), nisabnya sekitar 97 gram. Kenapa? Karena kadar 21 karat memiliki kemurnian 87.5% dari emas murni, sedangkan 24 karat kemurniannya 100%.

Cara menghitung zakat emas 21 karat sangat mudah: ambil berat totalnya, kalikan dengan persentase kemurnian (0.875), lalu kalikan dengan harga per gram saat ini, dan hasilnya dikalikan lagi dengan 2.5%.

Contoh praktis: Jika kamu memiliki 100 gram emas 21 karat, dan harga per gram emas murni 400 riyal, berarti emas murnimu = 100 × 0.875 = 87.5 gram, nilainya = 35000 riyal, dan zakatnya = 35000 × 2.5% = 875 riyal.

Topik ini tidak hanya terbatas pada perhiasan dan logam batangan saja. Bahkan jika kamu memiliki investasi emas seperti dana emas yang diperdagangkan atau saham perusahaan pertambangan, tetap ada zakatnya.

Poin kedua yang penting: Perbedaan antara emas dagang dan emas perhiasan. Jika kamu membeli emas dengan niat menabung atau berinvestasi, maka zakatnya wajib. Tetapi jika kamu seorang wanita dan memakai perhiasan untuk perhiasan sehari-hari, ada perbedaan pendapat di kalangan fuqaha tentang hal ini, tetapi yang lebih hati-hati adalah mengeluarkan zakat.

Yang terpenting dari semuanya adalah bahwa zakat bukan sekadar kewajiban finansial, tetapi ibadah yang menyucikan harta dan jiwa, serta mewujudkan solidaritas di antara umat Islam. Rasulullah صلى الله عليه وسلم sangat tegas memperingatkan tentang tidak mengeluarkan zakat.

Akhirnya, jika kamu ragu tentang perhitungan zakat, saya menyarankan untuk berkonsultasi dengan ahli atau bertanya di platform yang terpercaya. Zakat adalah amanah dari Allah, dan yang penting adalah mengeluarkannya dengan niat yang tulus dan perhitungan yang tepat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan