Dapat melakukan trading baik saat pasar naik maupun turun dengan perintah Long dan Short



Hari ini kita akan membahas tentang perintah dasar yang penting dalam trading derivatif - Posisi Long dan Short ini adalah alat yang membantu kita mendapatkan keuntungan baik saat pasar meningkat maupun saat pasar menurun

Pertama-tama, harus tahu bahwa Long dan Short adalah perintah yang memberi tahu apa yang akan kita lakukan terhadap aset yang sedang kita tradingkan. Perintah Long berarti mengirimkan perintah beli, dengan harapan harga akan naik. Setelah itu kita akan menutup posisi dengan menjual untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga. Contohnya, jika kita Long aset dengan harga 41 dolar dan harga naik menjadi 42 dolar, kita menutup posisi dan mendapatkan keuntungan 1 dolar. Tapi jika harga turun, kita akan mengalami kerugian

Sedangkan Short adalah mengirimkan perintah jual aset terlebih dahulu, dengan harapan harga akan turun. Kemudian kita membeli kembali dengan harga yang lebih murah untuk menutup posisi dan mendapatkan keuntungan. Contohnya, jika kita Short di harga 41 dolar dan harga turun menjadi 40 dolar, kita membeli kembali dan mendapatkan keuntungan 1 dolar. Tapi jika harga melonjak, kita akan mengalami kerugian

Perbedaannya adalah Long digunakan saat kita memperkirakan pasar akan naik, sedangkan Short digunakan saat kita memperkirakan pasar akan turun. Tapi tidak semua instrumen mendukung Short - ini hanya berlaku untuk kontrak derivatif CFD dan instrumen lainnya

Mari kita lihat contoh nyata. Misalnya, Tim mendengar kabar bahwa perusahaan PEAR memiliki kinerja yang baik. Dia berpikir harga saham akan naik, lalu membeli 100 saham dengan harga 350 dolar (Long). Kemudian harga saham naik ke 400 dolar, dia menjual dan mendapatkan keuntungan 5.000 dolar

Contoh lain, Tim mendengar kabar bahwa perusahaan ORANGE akan mengalami masalah dalam pengadaan bahan baku. Dia berpikir harga saham akan turun, lalu memutuskan untuk Short - meminjam saham dan menjualnya di harga 350 dolar, mendapatkan uang 35.000 dolar. Kemudian harga saham turun ke 300 dolar, dia membeli kembali 100 saham dengan uang 30.000 dolar, menutup posisi dan mendapatkan keuntungan 5.000 dolar

Hal yang bagus adalah saat ini melakukan Short saham menjadi lebih mudah melalui instrumen seperti CFD, yang menyediakan proses trading yang praktis. Kita bisa mendapatkan keuntungan baik saat pasar naik maupun turun, dengan modal kecil dan menggunakan leverage untuk memperbesar potensi keuntungan

Hal penting adalah memahami risiko - baik Long maupun Short keduanya bisa menyebabkan kerugian jika prediksi kita salah. Oleh karena itu, manajemen risiko dan edukasi pasar yang baik sangat diperlukan
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar