Saya baru menyadari bahwa cukup banyak trader Vietnam masih asing dengan surat berharga berhak, bahkan tidak tahu apa itu surat berharga berhak. Hari ini saya ingin berbagi beberapa hal yang saya pelajari dari pasar tentang produk ini.



Lalu, apa itu surat berharga berhak? Singkatnya, itu adalah produk sekuritas yang memungkinkan Anda membeli atau menjual sebuah saham pada harga tertentu yang telah ditentukan sebelumnya, dalam jangka waktu tertentu. Keunggulannya adalah Anda tidak perlu mengeluarkan seluruh uang untuk membeli saham, melainkan hanya sebagian kecil saja. Itulah mengapa surat berhak memiliki leverage yang tinggi dibandingkan saham biasa.

Di pasar Vietnam, jenis surat berhak yang diperdagangkan adalah surat berhak berjaminan (covered warrant), yang diterbitkan oleh perusahaan sekuritas. Perusahaan-perusahaan ini harus memegang sejumlah saham tertentu sebagai aset jaminan. Saat ini, pasar hanya mengizinkan perdagangan surat berhak beli, bukan surat berhak jual.

Saya ingat pertama kali mempelajari tentang surat berhak, saya cukup bingung karena informasinya. Tapi ketika memahami mekanismenya, saya menyadari bahwa ini cukup berguna jika tahu cara menggunakannya. Pasar surat berhak di Vietnam masih cukup baru, tetapi sudah menarik perhatian banyak investor berkat fleksibilitas dan leverage yang tinggi.

Kode surat berhak yang umum diterbitkan biasanya didasarkan pada saham perusahaan besar seperti ACB, FPT, HPG, MBB, MSN, MWG... Hal ini memberikan kondisi yang baik bagi peserta karena Anda berdagang berdasarkan saham dasar yang stabil.

Harga surat berhak cukup murah, biasanya hanya dari beberapa ratus hingga beberapa ribu đồng, dengan volume perdagangan minimal 10 surat berhak. Ini sangat menguntungkan bagi mereka yang memiliki modal kecil ingin berpartisipasi di pasar.

Namun perlu diingat, surat berhak memiliki tanggal kedaluwarsa. Ketika hari kedaluwarsa tiba, jika harga saham dasar lebih tinggi dari harga pelaksanaan (strike price), Anda akan menerima pembayaran selisihnya. Sebaliknya, jika harganya lebih rendah, Anda bisa kehilangan seluruh modal investasi.

Pengalaman saya adalah: hanya ikut surat berhak ketika Anda memprediksi pasar sedang dalam tren naik. Pilih surat berhak dengan harga pelaksanaan yang lebih rendah dari harga saat ini saham dasar, dan utamakan yang memiliki rasio konversi rendah agar keuntungan lebih tinggi. Disarankan memilih jangka waktu kedaluwarsa yang lebih panjang untuk mengurangi risiko dari fluktuasi pasar yang tak terduga.

Satu poin penting lainnya adalah pengelolaan modal. Jangan menaruh seluruh uang ke surat berhak. Saya biasanya mengalokasikan sekitar 10-20% modal untuk surat berhak, 50% untuk saham dasar, 10-20% untuk produk derivatif lain, dan sisihkan 10-20% uang tunai. Cara ini membantu mendiversifikasi risiko dengan lebih baik.

Juga perlu memperhatikan hari perdagangan terakhir. Jika mendekati hari kedaluwarsa dan harga saham dasar masih lebih rendah dari harga pelaksanaan, sebaiknya cut loss lebih awal daripada menunggu hari kedaluwarsa dan kehilangan seluruh modal.

Terapkan prinsip investasi yang jelas sebelum masuk: titik beli jual mana, ambil keuntungan di mana, cut loss di level berapa. Mematuhi prinsip tersebut adalah kunci agar perdagangan surat berhak efektif dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar