Apakah Anda pernah mendengar tentang 'Laki-laki Tua dari Havan'? Jadi, julukan ini hampir menjadi sinonim dengan Luciano Hang, pengusaha yang membangun salah satu jaringan ritel terbesar di Brasil. Tapi di balik tokoh publik yang kontroversial ini, ada kisah yang jauh lebih menarik dari yang terlihat.



Nama lengkap Luciano Hang hanyalah Luciano Hang, lahir pada 11 Oktober 1962 di Brusque, Santa Catarina. Bukanlah asal-usul yang biasanya Anda harapkan untuk seseorang yang akan menjadi miliarder, bukan? Anak dari pekerja tekstil, dia tumbuh di lingkungan di mana kewirausahaan adalah hal yang serius. Tapi ada satu detail yang sedikit diketahui: Hang menghadapi disleksia di masa kecil, yang cukup menyulitkan proses belajarnya awalnya. Meski begitu, dia berhasil bangkit, belajar Pemrosesan Data di Universitas Regional Blumenau, dan melanjutkan.

Semangat berbisnis muncul sejak dini. Dengan usia hanya 17 tahun, dia mulai bekerja di Pabrik Tekstil Carlos Renaux di mana orang tuanya bekerja. Tiga tahun kemudian, pada usia 21, dia sudah membeli Tecelagem Santa Cruz. Apakah dia terlalu muda? Mungkin. Tapi itu berhasil.

Havan didirikan pada tahun 1986 ketika Hang bergabung dengan Vanderlei de Lima untuk membuka sebuah toko tekstil kecil. Nama itu berasal dari gabungan kedua pendiri. Kemudian Hang membeli saham dari mitranya dan menjalankan bisnis sendiri. Yang awalnya hanya toko tekstil kecil berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih besar. Perusahaan berkembang menjadi toko serba ada, memperluas ke kota-kota lain, meluncurkan e-commerce pada 2003, dan pada 2017 sudah memiliki 100 toko tersebar di seluruh Brasil.

Toko-toko Havan terkenal tidak hanya karena ritel, tetapi juga karena arsitekturnya yang eksentrik. Rumah Putih, replika Patung Liberty, desain yang cukup unik. Ini menjadi ciri khas, baik untuk yang positif maupun negatif.

Mengenai angka: Luciano Hang mengumpulkan kekayaan diperkirakan sekitar 3,2 miliar dolar AS menurut Forbes, menempatkannya di antara orang terkaya Brasil. Sebagian besar berasal dari Havan, tetapi dia juga memiliki saham di pusat perbelanjaan, distributor energi, dan investasi di media. Menariknya, meskipun pendapatannya besar, Havan tidak pernah melakukan IPO di B3. Pada 2021, estimasi valuasi mencapai sekitar R$ 45 miliar, tetapi pencatatan sahamnya tidak pernah terealisasi.

Sekarang, yang benar-benar membuat Luciano Hang menjadi selebritas internet adalah hal lain. Mulai tahun 2017, dia mulai muncul dalam kampanye perusahaan sendiri, dalam video, dan dari situ muncul julukan 'Laki-laki Tua dari Havan'. Awalnya ini semacam bercanda, tapi dia cerdas dan mengubahnya menjadi strategi pemasaran. Sangat berhasil.

Dalam beberapa tahun terakhir, Hang juga mendapatkan ruang dalam debat politik. Mendukung secara terbuka Jair Bolsonaro pada 2018 dan 2022, yang memicu baik pendukung maupun kritikus. Pernyataannya sering viral, menempatkannya di pusat kontroversi politik Brasil.

Perjalanan hidup Luciano Hang, lengkap dengan nama lengkapnya, pada dasarnya adalah kisah tentang bagaimana seseorang mengubah toko kecil regional menjadi kerajaan ritel nasional. Lebih dari tiga dekade bisnis, ratusan toko, ribuan karyawan. Terlepas dari apa pendapat Anda tentang posisi politiknya atau gaya eksentriknya, tidak dapat disangkal bahwa dia meninggalkan jejak di ritel Brasil. 'Laki-laki Tua dari Havan' hari ini adalah salah satu pengusaha paling berpengaruh dan terkenal di negara ini, untuk yang baik maupun yang buruk.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar