Saya baru saja meninjau beberapa grafik dan ingat mengapa banyak trader masih percaya pada death cross sebagai sinyal perubahan tren. Ini adalah salah satu pola yang sudah ada sejak lama dan tetap berfungsi.



Pada dasarnya, death cross terjadi ketika rata-rata bergerak jangka pendek turun di bawah rata-rata jangka panjang. Kebanyakan kita menggunakan yang 50 dan 200 hari sebagai referensi. Ketika itu terjadi, itu adalah sinyal bahwa pasar kemungkinan sedang beralih dari bullish ke bearish. Ini bukan ilmu pasti, tetapi secara historis telah memprediksi banyak penurunan besar.

Misalnya, S&P 500 membentuk pola ini sebanyak 25 kali sejak 1970, dan banyak dari waktu itu bertepatan dengan pasar yang serius menurun. Pada 2007, pola ini terbentuk tepat sebelum krisis keuangan. Dengan Bitcoin, pada Januari 2022 muncul death cross dan harga turun dari 66.000 menjadi kurang dari 36.000 dolar. Tesla juga menunjukkan ini di awal 2021 dan lagi pada Februari 2022.

Yang menarik adalah death cross melewati tiga tahap. Pertama, tren naik jangka panjang mulai melemah. Kemudian rata-rata jangka pendek melintasi di bawah rata-rata jangka panjang, menandakan bahwa keduanya sedang turun. Dan akhirnya, beberapa trader menunggu konfirmasi sementara yang lain langsung masuk posisi short.

Sekarang, death cross memiliki keterbatasan. Ini adalah indikator tertinggal, artinya harga sudah bisa turun cukup banyak sebelum pola terbentuk. Kadang-kadang juga menghasilkan sinyal palsu. Itulah sebabnya banyak trader menunggu konfirmasi dengan indikator lain seperti volume perdagangan atau MACD sebelum bertindak.

Sebaliknya adalah golden cross, ketika rata-rata bergerak jangka pendek naik di atas rata-rata jangka panjang. Itu adalah sinyal bullish.

Yang saya perhatikan adalah death cross bekerja lebih baik ketika ada volume perdagangan yang tinggi di belakangnya. Jika kamu melihat pola ini dengan volume yang sedikit, mungkin hanya trader yang mengambil keuntungan dan harga cepat pulih. Tapi jika volumenya besar, itu menunjukkan bahwa mereka benar-benar menjual dengan serius.

Kesimpulannya, death cross tetap menjadi alat yang berguna dalam arsenal teknikal, terutama jika dikombinasikan dengan indikator lain. Tidak sempurna, tetapi mengingat bahwa pola ini telah dengan benar memprediksi banyak penurunan besar pasar, layak dipertimbangkan saat menganalisis grafik. Yang penting adalah jangan hanya mengandalkan ini dan selalu cari konfirmasi tambahan sebelum mengambil posisi.
US500-0,16%
BTC-2,87%
TSLA-0,49%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan