Belakangan ini saya terus memikirkan satu pertanyaan—apakah dolar harus menguat atau melemah? Pertanyaan ini jauh lebih kompleks dari yang terlihat.



Mari mulai dari konsep dasar. Nilai tukar dolar sebenarnya adalah rasio tukar dolar terhadap mata uang lain. Misalnya euro terhadap dolar (EUR/USD), jika angka ini naik, berarti euro menguat dan dolar melemah; sebaliknya adalah dolar menguat. Sedangkan indeks dolar, menggabungkan perubahan nilai tukar terhadap 6 mata uang utama internasional terhadap dolar, dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang kekuatan dolar.

Saya memperhatikan fenomena menarik—sejarah dolar sebenarnya adalah sejarah fluktuasi siklus. Dimulai dari runtuhnya sistem Bretton Woods di tahun 70-an, dolar mengalami siklus kenaikan dan penurunan berulang. Pada krisis minyak 70-an, dolar melemah, lalu di era Reagan di 80-an, melalui kenaikan suku bunga agresif, dolar mencapai puncak sejarah. Setelah itu, pasar bearish yang panjang berlangsung, sampai era internet di mana ekonomi AS melonjak, indeks dolar sempat mencapai 120 poin.

Namun, setelah kenaikan siklus ini, selalu diikuti penurunan. Setelah krisis keuangan 2008, dolar turun ke sekitar 60, lalu meskipun sempat rebound, sejak pandemi 2020 Federal Reserve mencetak uang secara agresif dan menurunkan suku bunga ke nol, dolar mulai tertekan secara berkelanjutan. Bahkan di 2022, saat Fed menaikkan suku bunga secara besar-besaran, meskipun sempat mendukung dolar, kebijakan suku bunga tinggi ini juga menghadapi tantangan—pertumbuhan ekonomi melambat, daya tarik dolar justru melemah.

Berbicara tentang pola pasar saat ini, logika penguatan dolar sebenarnya sedang berubah. Secara kasat mata, kebijakan Federal Reserve dan performa ekonomi AS seharusnya mendukung dolar, tetapi pasar sudah mulai menginternalisasi ekspektasi penurunan suku bunga. Ketika data ekonomi tidak sesuai harapan, justru memperkuat spekulasi bahwa Fed akan menurunkan suku bunga, yang pada akhirnya melemahkan daya tarik dolar.

Dari berbagai pasangan mata uang utama, situasinya berbeda-beda. Pasangan euro/dolar, yang mendapat manfaat dari perbaikan kebijakan ECB dan tekanan pelemahan dolar, mungkin akan terus menguat. GBP/USD juga serupa, karena sikap berhati-hati Bank of England dalam menurunkan suku bunga memberi dukungan pada pound. Pasangan USD/JPY cukup menarik—ekonomi Jepang membaik, kenaikan gaji tertinggi dalam 32 tahun, kemungkinan Bank of Japan akan menghadapi tekanan kenaikan suku bunga, yang justru akan melemahkan ekspektasi pelemahan yen, sehingga ruang penguatan dolar terhadap yen mungkin terbatas. Sedangkan USD/CNY, sangat tergantung pada tingkat divergensi kebijakan ekonomi AS dan China.

Lalu, apakah saat ini waktu yang tepat untuk membuka posisi long dolar? Menurut saya, perlu dipertimbangkan secara bertahap. Dalam jangka pendek, jika terjadi peningkatan risiko geopolitik atau data ekonomi AS melampaui ekspektasi, dolar mungkin akan rebound, dan ini bisa dimanfaatkan untuk peluang trading jangka menengah. Tapi dari perspektif jangka menengah hingga panjang, siklus penurunan suku bunga Fed dan penurunan imbal hasil obligasi AS akan memberi tekanan pada dolar. Momentum penguatan dolar kemungkinan akan berkurang secara bertahap.

Lebih menarik lagi, tren de-dolarisasi global sedang mempercepat. Semakin banyak negara mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi internasional, yang merupakan ancaman jangka panjang terhadap posisi cadangan dolar sebagai mata uang utama. Jadi, meskipun ada peluang rebound jangka pendek, dalam jangka menengah hingga panjang, alokasi posisi long dolar mungkin kurang menarik dibandingkan beralih ke aset lain—misalnya mata uang non-AS yang sedang pulih, atau emas dan komoditas sebagai aset safe haven.

Intinya, kita harus tetap fleksibel. Pergerakan dolar semakin dipengaruhi oleh data ekonomi dan peristiwa kebijakan tertentu, bukan sekadar tren yang berlanjut secara otomatis. Siapa yang bisa lebih cepat merespons perubahan pasar, dia yang akan mendapatkan keuntungan dari fluktuasi nilai tukar.
EURUSD0,03%
GBPUSD0,16%
GLDX1,94%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan