Orang yang baru masuk pasar saham paling mudah bingung dengan berbagai istilah, saya awalnya juga bingung. Hari ini saya akan mengulas beberapa istilah saham yang paling umum, agar kalian tidak bertanya-tanya ke sana kemari seperti saya.



Pertama dari sisi transaksi. Di pasar saham ada konsep investor ritel, investor besar, dan bandar, sebenarnya dibedakan berdasarkan skala dana dan pengaruhnya. Investor ritel adalah kita para investor biasa, jumlah dana kecil dan relatif suaranya juga kecil. Investor besar dan bandar adalah lembaga yang mengelola dana besar, mampu mempengaruhi pergerakan harga saham secara langsung. Lalu ada istilah yang cukup menyakitkan hati yaitu "rugi kecil" yang merujuk pada investor ritel yang mengikuti tren membeli saham dan akhirnya terperangkap.

Pergerakan pasar dibagi menjadi pasar bullish dan bearish. Pasar bullish adalah saat harga saham naik dengan riang, prospek cerah; pasar bearish sebaliknya, harga saham turun, pasar pesimis. Dalam proses ini, bullish membeli karena optimisme, bearish menjual karena pesimisme. Ada juga konsep yang disebut "short squeeze", yaitu ketika pelaku short selling memprediksi harga saham akan turun, tapi malah harga melonjak, mereka terpaksa menutup posisi atau menambah posisi, sehingga justru mendorong harga naik.

Dalam transaksi juga ada banyak istilah operasional. "Chasing the rally" adalah membeli saat harga naik, "panic selling" adalah menjual saat harga turun. "Bottom fishing" adalah memprediksi harga sudah menyentuh dasar lalu membeli, "missing the boat" adalah melewatkan momentum kenaikan. Ada juga "cut loss" (juga disebut "cut meat"), yaitu saat harga turun, untuk mencegah kerugian membesar, dijual dengan harga rendah. Investor utama sering melakukan "shake out" dan "supporting", shake out adalah menekan harga agar investor ritel keluar, supporting adalah membeli saham untuk menstabilkan pasar.

Limit naik turun adalah batas harga atas dan bawah yang ditetapkan bursa, misalnya di beberapa pasar maksimal kenaikan/penurunan 10% per hari sebelum perdagangan dihentikan. Suspensi adalah penangguhan perdagangan karena berita penting atau kegiatan tertentu, untuk melindungi investor.

Mengenai klasifikasi saham, saham blue chip adalah saham perusahaan besar yang stabil dan kuat, relatif aman. Growth stock adalah perusahaan yang pertumbuhan penjualan dan laba cepat, berpotensi tapi risiko juga besar. Penny stock adalah saham perusahaan dengan prospek buruk. Leading stock adalah saham yang mewakili tren sektor secara keseluruhan. Large cap dan small cap adalah berdasarkan kapitalisasi pasar yang beredar.

Dari sisi analisis teknikal, istilah saham juga cukup banyak. Moving average (MA) adalah garis rata-rata bergerak, ada MA 5 hari, 10 hari, 20 hari, digunakan untuk menilai tren. Golden cross adalah saat MA jangka pendek menembus ke atas MA jangka panjang, menandakan potensi kenaikan; death cross sebaliknya, menandakan potensi penurunan. Support adalah level harga di bawah yang sulit ditembus, resistance adalah level di atas yang sulit ditembus. Ada juga indikator RSI, KD, MACD, yang digunakan untuk menganalisis kondisi overbought dan oversold pasar.

Indikator keuangan juga harus dipahami. EPS (Earnings Per Share) adalah laba bersih per saham. PE (Price to Earnings ratio) adalah harga saham dibagi EPS, semakin tinggi PE, semakin besar potensi gelembung harga. PB (Price to Book) adalah harga saham dibagi nilai buku per saham, saham PB rendah relatif lebih aman. ROE (Return on Equity) adalah laba bersih dibandingkan ekuitas, semakin tinggi ROE, semakin kuat kemampuan perusahaan menghasilkan laba.

Manajemen risiko juga penting diketahui. Risiko sistemik adalah risiko yang mempengaruhi seluruh pasar, seperti perubahan kebijakan, suku bunga. Risiko non-sistemik adalah risiko spesifik perusahaan atau industri. Volatilitas mengukur seberapa besar fluktuasi harga saham, volatilitas tinggi berarti risiko besar. Stop loss adalah menetapkan batas kerugian, saat harga menyentuh batas itu otomatis jual, ini adalah alat penting dalam manajemen risiko.

Ada juga istilah operasional lain yang perlu diketahui. Margin trading dan securities lending adalah meminjam uang dari broker untuk membeli saham atau meminjam saham untuk dijual. IPO (Initial Public Offering) adalah penawaran saham perdana, jika berhasil mendapatkan saham IPO, bisa membeli saham tersebut dengan harga penerbitan. Dividen adalah pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham, ada dividen tunai dan saham bonus.

Sebenarnya istilah saham jauh lebih banyak, tapi ini adalah istilah yang paling sering digunakan dalam transaksi. Menguasai konsep dasar ini akan membuat kalian lebih lancar berkomunikasi dengan sesama trader dan membuat keputusan trading yang lebih rasional. Yang terpenting, memahami istilah saham ini bisa membantu kalian menghindari banyak jebakan pemula.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan