Saya baru saja meninjau bagaimana sebenarnya pasar saham dunia berkembang di awal tahun 2024 yang banyak orang coba prediksi, dan ada beberapa pelajaran menarik tentang bagaimana pasar berperilaku ketika tidak ada yang benar-benar tahu apa yang harus diharapkan.



Apa yang terjadi di New York adalah persis seperti yang diperkirakan oleh beberapa analis: setelah rally kuat di bulan November dan Desember, NYSE mendekati rekor tertinggi tetapi kemudian terjadi koreksi yang logis. 17.000 poin yang menimbulkan banyak ketegangan itu akhirnya menjadi batas atas yang sulit dipertahankan. Pemilihan presiden November 2024 di Amerika Serikat menjadi pemicu yang banyak ditakuti, dan itu cukup mempengaruhi perilaku saham selama beberapa bulan pertama tahun ini.

Di Frankfurt terjadi hal yang serupa. DAX berada di rekor tertinggi pada akhir 2023, tetapi crossover moving average yang menurun yang terjadi pada pertengahan Desember menandai awal koreksi yang berlangsung cukup lama di bulan Januari. Yang menarik adalah Jerman berhasil menyelesaikan krisis energi mereka tahun 2022-2023, sehingga ekonomi Jerman kembali memiliki dasar yang lebih kokoh, tetapi pasar tetap bearish. Pemilihan regional Jerman Juni juga berperan dalam volatilitas tersebut.

Sekarang, yang benar-benar mengejutkan secara positif adalah Shanghai. Bursa China jauh dari puncak tertingginya tahun 2007, tetapi crossover moving average positif di akhir Desember 2023 benar-benar menandai titik balik. Volume pembelian meningkat secara signifikan dan SSE Composite mengalami dorongan bullish yang cukup kuat di bulan-bulan awal 2024. China secara tegas mengumumkan niatnya untuk memperkuat ekonomi dan mendorong investasi, yang mendapat sambutan baik dari pasar.

Tokyo adalah kasus yang paling rumit. Dengan utang lebih dari 250% dari PDB dan rekor tertinggi sekitar 33.000 poin yang ditetapkan pada Juni 2023, Nikkei memiliki sedikit alat untuk terus naik. Selain itu, gempa bumi yang menghancurkan di awal tahun menjadi kejutan baik secara material maupun psikologis bagi pasar. Pemilihan PLD pada September 2024 menambah ketidakpastian.

Pelajaran utama tentang prediksi pasar saham 2024 adalah bahwa tidak bisa menerapkan satu analisis tunggal ke semua pasar. Pasar Barat mengikuti pola koreksi sementara pasar Asia menunjukkan dinamika yang sangat berbeda. Dalam setiap wilayah, sektor-sektor juga berbeda cukup jauh: teknologi di New York tetap kuat sementara sektor keuangan dan properti tertinggal.

Untuk beroperasi jangka pendek di pasar yang sangat volatil ini, analisis teknikal sangat penting. Leverage memungkinkan memaksimalkan keuntungan dari pergerakan kecil tapi sering, sementara shorting bekerja baik untuk menangkap penurunan cepat yang menjadi ciri bulan-bulan awal tersebut. ETF tetap menjadi pilihan paling santai bagi mereka yang tidak ingin terus-menerus mengawasi grafik.

Melihat kembali bagaimana semuanya berkembang di 2024, jelas bahwa pasar Barat menghadapi tekanan yang berkelanjutan selama sebagian besar tahun, tetapi Asia menunjukkan lebih banyak dinamisme. Prediksi pasar 2024 yang paling akurat adalah yang mengenali perbedaan regional ini daripada mencari pola global tunggal. Jika Anda menguasai pembacaan grafik dan tahu memanfaatkan alat trading dengan margin, pergerakan jangka pendek menawarkan peluang keuntungan nyata.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar