Belakangan ini banyak orang bertanya tentang apa saja cryptocurrency, bagaimana memilih untuk berinvestasi. Daripada mengatakan ini adalah topik yang sedang populer, lebih tepatnya banyak orang tertarik karena tren pasar, tetapi mereka hanya setengah paham tentang hal ini. Saya rasa perlu untuk membahasnya, karena berinvestasi dalam sesuatu tanpa memahami apa itu memang cukup berisiko.



Pertama dari dasar. Esensi dari cryptocurrency sebenarnya adalah bentuk uang baru, yang paling terkenal adalah Bitcoin. Banyak orang awalnya akan bertanya, bukankah uang hanya bisa diterbitkan oleh pemerintah? Sebenarnya pemahaman ini perlu diperbarui. Ketika cukup banyak orang mengakui nilai sesuatu, mencapai konsensus dan bersedia menggunakannya untuk transaksi, maka itu sudah memiliki fungsi sebagai uang. Bitcoin di komunitas kripto adalah seperti itu, meskipun belum diakui secara penuh oleh masyarakat umum dan belum didukung oleh hukum, tetapi sudah membentuk ekosistemnya sendiri.

Cara kerja Bitcoin sama sekali berbeda dari bank tradisional. Bank adalah buku besar terpusat, semua data tersimpan di database bank. Sedangkan Bitcoin bersifat desentralisasi, dipelihara bersama oleh seluruh peserta jaringan. Singkatnya, saat kamu melakukan transfer, transaksi ini akan disiarkan ke seluruh jaringan, diverifikasi dan dicatat oleh banyak node, lalu akhirnya ditulis ke blockchain. Tidak ada perantara, lawan transaksi bisa langsung bertransaksi. Inilah mengapa Bitcoin menarik begitu banyak orang.

Lalu, bagaimana Bitcoin baru bisa dihasilkan? Karena diperlukan orang yang memelihara buku besar ini, jaringan akan memberi reward kepada node yang berpartisipasi dalam pencatatan, yaitu penambang, dengan Bitcoin baru yang dihasilkan untuk memberi insentif. Proses ini membutuhkan banyak komputasi, sehingga penambangan memakan banyak listrik.

Setelah membahas Bitcoin, mari kita lihat pilihan utama cryptocurrency lainnya. Berdasarkan peringkat kapitalisasi pasar terbaru, Bitcoin tetap nomor satu, dengan kapitalisasi pasar sekitar 152,4 miliar dolar AS. Sebagai pelopor dunia cryptocurrency, Bitcoin memiliki dukungan komunitas terbesar, penerimaan yang semakin tinggi. Kekurangannya adalah kecepatan transaksi yang lambat, sekitar 10 menit, dan biaya transaksi relatif tinggi.

Posisi kedua adalah Ethereum, dengan kapitalisasi sekitar 25,1 miliar dolar AS. Ethereum bukan hanya sekadar uang, tetapi juga sebuah platform. Keunggulannya adalah teknologi kontrak pintar yang memungkinkan transaksi berjalan otomatis, membuka banyak kemungkinan. Saham, properti, aset apa pun bisa diperdagangkan di Ethereum, menghilangkan perantara sama sekali. Kecepatan transaksi juga jauh lebih cepat, hanya beberapa detik.

Posisi ketiga adalah Tether, dengan kapitalisasi sekitar 19 miliar dolar AS. Ini adalah stablecoin, nilainya terkait dengan dolar AS, menjaga rasio 1:1. Keuntungannya adalah volatilitas yang kecil, banyak orang menggunakannya untuk menghindari risiko harga cryptocurrency. Di bursa, Tether sering digunakan sebagai pasangan trading, memudahkan aliran dana.

Posisi keempat adalah Ripple, dengan kapitalisasi sekitar 8,3 miliar dolar AS. Ripple fokus pada bidang pembayaran internasional, kecepatan transaksi cepat, biaya rendah, dan transfer lintas negara hanya dalam beberapa detik. Beberapa lembaga keuangan sudah menggunakannya.

Posisi kelima adalah token platform yang diluncurkan oleh bursa besar tertentu, dengan kapitalisasi sekitar 8,9 miliar dolar AS. Token ini awalnya digunakan sebagai token biaya transaksi di bursa, tetapi sekarang penggunaannya semakin luas, ekosistemnya terus berkembang.

Setelah memahami jenis utama cryptocurrency, apa yang perlu diperhatikan saat berinvestasi? Pertama, pilih proyek berkualitas, periksa apakah teknologinya inovatif, kekuatan timnya, potensi aplikasi, dan pengakuan dari investor. Kedua, sikap mental sangat penting. Baik untuk jangka pendek maupun panjang, harus tetap rasional, jangan terbuai oleh cerita orang lain atau khayalan sendiri. Banyak proyek di dunia koin, tidak perlu terobsesi pada satu atau dua saja.

Selain itu, perhatikan peluang jangka panjang, jangan terlalu peduli dengan fluktuasi jangka pendek. Analisis data historis, perkirakan harapan keuntungan, lalu bertahanlah. Yang paling penting adalah manajemen risiko yang baik, lakukan stop loss tepat waktu. Saat harga turun dan kamu enggan menjual, bisa jadi akan mengalami kerugian besar. Ingat satu prinsip: menjaga modal dan bertahan hidup.

Intinya, pilihan cryptocurrency dan cara berinvestasi lebih banyak berkaitan dengan pemahaman dan kesadaran. Jika kamu tidak percaya, jangan masuk dengan mindset spekulasi. Jika kamu percaya, lakukan analisis secara rasional, persiapkan diri, dan kendalikan risiko. Pasar selalu ada, peluang pasti akan datang, tidak perlu terburu-buru.
BTC-2,79%
ETH-0,46%
XRP-1,98%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan