Saya baru menyadari bahwa banyak orang belum memahami apa itu QE, terutama ketika bank sentral terus menerapkan kebijakan ini. Hari ini saya ingin berbagi beberapa hal yang saya pelajari tentang Pelonggaran Kuantitatif.



Pada dasarnya, apa itu QE? Sederhananya, ini adalah alat kebijakan moneter tidak konvensional yang digunakan bank sentral ketika langkah-langkah tradisional tidak lagi efektif. Alih-alih hanya menyesuaikan suku bunga, bank sentral akan menciptakan uang baru dan membeli kembali aset keuangan, terutama obligasi pemerintah. Tujuannya adalah meningkatkan penawaran uang, menurunkan suku bunga jangka panjang, dan mendorong aktivitas ekonomi.

Saya akan mengambil beberapa contoh nyata agar lebih mudah dipahami. Pada tahun 2008, setelah krisis keuangan global, Fed mulai membeli obligasi pemerintah dan obligasi berbasis perumahan. Mereka melakukan tiga kali pelaksanaan QE berturut-turut dari 2008 hingga 2014 dengan total nilai sekitar 3.700 miliar USD. Demikian pula, pada tahun 2015, ECB juga meluncurkan program pembelian aset (PSPP) untuk melawan risiko deflasi, membeli sekitar 60 miliar euro setiap bulan, lalu meningkat menjadi 80 miliar euro pada 2016. Program ini berlangsung hingga 2018 dengan total nilai sekitar 2.600 miliar euro. Pada periode 2020-2021, Fed kembali membeli setidaknya 120 miliar USD obligasi setiap bulan untuk mendukung pemulihan ekonomi pasca COVID.

Mengapa QE penting? Ketika langkah-langkah kebijakan moneter konvensional tidak lagi efektif, terutama ketika suku bunga sudah mendekati 0, QE menjadi alat terakhir. Ini membantu meningkatkan likuiditas, mengurangi risiko krisis keuangan, dan mendorong pinjaman serta investasi. Saya melihat bahwa QE sangat berguna dalam situasi darurat, ketika ekonomi perlu diselamatkan segera.

Namun, tidak semua hal baik. QE memiliki keterbatasan yang signifikan. Pertama adalah risiko inflasi. Ketika menciptakan terlalu banyak uang dan permintaan tidak meningkat, harga akan naik, uang kehilangan nilai, dan ini berdampak buruk bagi konsumen. Kedua, QE dapat menciptakan gelembung keuangan. Karena suku bunga rendah, investor akan mencari investasi berisiko lebih tinggi untuk mendapatkan hasil, yang dapat menyebabkan gelembung di pasar. Ketiga, QE seringkali memperkaya lembaga keuangan dan orang kaya daripada orang biasa, meningkatkan kesenjangan kekayaan.

Sejarah menunjukkan bahwa keterbatasan ini memang nyata. Jepang menerapkan QE dari 2001 hingga 2006 tetapi tidak mampu merangsang pengeluaran karena kekhawatiran masyarakat tentang masa depan ekonomi. QE juga menyebabkan Yen melemah, meningkatkan biaya impor. Di AS, meskipun QE dari 2008 hingga 2014 membantu pemulihan ekonomi, hal itu juga menyebabkan inflasi, gelembung aset, dan meningkatkan ketidaksetaraan.

Sekarang saya ingin membahas dampak QE di pasar. Di pasar obligasi, ketika bank sentral membeli obligasi pemerintah, permintaan meningkat, harga naik, suku bunga turun. Hal ini menyebar ke obligasi korporasi lainnya, mendorong pinjaman dan investasi. Di pasar saham, likuiditas yang melimpah dan suku bunga rendah membuat investor beralih ke saham untuk mencari hasil yang lebih tinggi, sehingga harga saham naik. Di pasar valuta asing, peningkatan penawaran uang dapat menyebabkan mata uang melemah, membantu ekspor. Di pasar komoditas, ketika QE merangsang pertumbuhan ekonomi, permintaan terhadap minyak, emas, logam meningkat, dan harga komoditas pun naik.

Saya menyadari bahwa QE bukanlah alat yang sempurna. Ia harus dikelola dengan hati-hati, dikombinasikan dengan langkah pengendalian lain agar tidak menimbulkan dampak samping yang tidak diinginkan. Bagi investor, memahami apa itu QE dan bagaimana pengaruhnya terhadap berbagai pasar sangat penting. Peristiwa terkait kebijakan pelonggaran kuantitatif biasanya akan berdampak besar terhadap keputusan investasi kita. Oleh karena itu, saya menyarankan semua orang untuk mengikuti kebijakan moneter dari bank sentral agar memiliki gambaran yang lebih dalam tentang pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar