Belakangan ini banyak pemula bertanya tentang batas kenaikan dan penurunan saham, jadi saya akan merangkum pemahaman saya. Sebenarnya batas kenaikan dan penurunan adalah fenomena yang sangat umum di pasar saham, secara sederhana yaitu ketika harga saham mencapai batas maksimum kenaikan atau penurunan yang telah ditentukan.



Sebagai contoh di pasar saham Taiwan, batas kenaikan adalah harga saham tidak boleh melebihi 10% dari harga penutupan hari sebelumnya. Jika sebuah saham kemarin ditutup di 600 yuan, maka hari ini maksimal hanya bisa naik menjadi 660 yuan. Sebaliknya, batas penurunan adalah maksimal turun 10%, yaitu menjadi 540 yuan. Aturan di pasar saham Hong Kong dan AS berbeda, Hong Kong tidak memiliki batas kenaikan, begitu juga AS, mereka menggunakan mekanisme penghentian perdagangan otomatis.

Bagaimana menilai apakah sebuah saham sedang dalam kondisi batas kenaikan? Yang paling langsung adalah melihat grafik lilin (K-line). Jika harga saham terjebak di garis lurus dan tidak bergerak, itu biasanya adalah batas kenaikan atau penurunan. Di perangkat lunak pasar saham Taiwan, saham yang berada di batas kenaikan akan ditampilkan dengan latar merah, sedangkan batas penurunan dengan latar hijau. Melihat order order juga bisa membantu memahami alasannya—ketika di batas kenaikan, pesanan beli menumpuk, sedangkan pesanan jual hampir tidak ada, menunjukkan bahwa keinginan membeli jauh lebih banyak daripada menjual. Sebaliknya, di batas penurunan, pesanan jual penuh sesak, dan pesanan beli jarang.

Banyak orang bertanya apakah bisa membeli atau menjual saat batas kenaikan atau penurunan. Jawabannya bisa, tetapi ada jebakannya. Saat di batas kenaikan, kamu bisa memasang order beli, tetapi tidak selalu bisa terisi karena antrean pembeli terlalu banyak. Menjual biasanya lebih mudah terjual karena banyak orang ingin menjual. Sebaliknya, di batas penurunan, membeli lebih mudah terjual, tetapi menjual mungkin harus antre.

Saat menghadapi batas kenaikan atau penurunan, kesalahan paling umum adalah mengikuti tren naik atau turun secara impulsif. Kamu harus menganalisis penyebabnya. Misalnya, sebuah saham mengalami batas penurunan, tetapi fundamental perusahaan tidak bermasalah, hanya karena sentimen pasar yang bergejolak, maka memegang atau menambah posisi kecil mungkin adalah pilihan yang lebih baik. Jika sedang di batas kenaikan, perlu dilihat apakah ada berita positif nyata yang mendukung, dan apakah tren kenaikan bisa dipertahankan. Jika tidak yakin, lebih aman menunggu.

Satu trik adalah saat sebuah saham mencapai batas kenaikan, biasanya saham dari rantai industri terkait juga ikut naik. Saat itu, bisa dipertimbangkan membeli saham perusahaan terkait. Misalnya, saham unggulan yang naik batas, saham lain di industri yang sama juga sering menunjukkan performa yang baik.

Kalau benar-benar tidak bisa membeli saham yang diinginkan, ada cara lain. Bisa mempertimbangkan trading derivatif terkait, seperti futures saham, opsi, dan lain-lain. Tapi kebanyakan derivatif ini memiliki ambang yang cukup tinggi untuk pemula. Ada juga kontrak selisih harga (CFD), yang menawarkan fleksibilitas lebih tinggi, bisa diperdagangkan dua arah, yaitu saat saham naik maupun turun, dan leverage yang fleksibel dengan biaya relatif rendah.

Secara umum, batas kenaikan dan penurunan adalah mekanisme perlindungan diri pasar. Pasar Taiwan membatasi 10%, pasar Hong Kong dan AS menggunakan mekanisme penghentian otomatis untuk mengendalikan volatilitas. Saat di batas kenaikan, bisa melakukan order normal, tetapi hasil transaksi tergantung kedalaman pasar. Yang terpenting adalah tetap rasional dan tidak terbawa suasana pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar