Baru saja menyadari bahwa banyak orang masih bingung tentang perbedaan antara permintaan dan penawaran, padahal keduanya adalah kunci utama dalam memahami pergerakan harga di pasar, baik itu saham, emas, minyak, maupun aset digital



Sebenarnya, itu lebih sederhana dari yang dibayangkan. Permintaan adalah keinginan untuk membeli, penawaran adalah keinginan untuk menjual. Ketika harga turun, orang lebih ingin membeli (permintaan meningkat), tetapi penjual tidak ingin menjual. Sebaliknya, ketika harga naik, penjual bersedia menawarkan lebih banyak, tetapi pembeli menahan diri untuk membeli. Ini adalah aturan dasar

Hal menariknya adalah, apa perbedaan antara permintaan dan penawaran di pasar keuangan? Itu tidak hanya bergantung pada harga saja. Misalnya, ketika suku bunga rendah, investor akan mencari imbal hasil di pasar saham (permintaan melonjak). Kepercayaan pasar, berita, kebijakan pemerintah, semua ini mempengaruhi permintaan

Lalu, tentang penawaran? Tergantung pada keputusan perusahaan. Ketika perusahaan memutuskan buyback saham, penawaran akan berkurang. Tetapi, ketika ada peningkatan modal atau IPO baru, penawaran akan meningkat

Apa yang sebenarnya terjadi di pasar adalah pencarian keseimbangan. Ketika permintaan dan penawaran berbeda, terjadi ketidakseimbangan. Harga akan menyesuaikan diri untuk menemukan titik keseimbangan baru. Misalnya, ketika Selat Hormuz ditutup dan 20% minyak dunia hilang, penawaran berkurang secara drastis, sementara permintaan tetap sama, harga minyak pun melonjak dengan cepat

Bagi trader, memahami apa perbedaan antara permintaan dan penawaran sangat membantu. Jika harga melonjak cepat, itu menunjukkan permintaan yang kuat. Jika harga turun tajam, itu menunjukkan penawaran yang kuat. Ketika harga bergerak dalam kisaran, itu berarti kedua pihak berada dalam keseimbangan

Candlestick hijau (penutupan lebih tinggi dari pembukaan) menunjukkan kekuatan beli menang. Candlestick merah (penutupan lebih rendah dari pembukaan) menunjukkan kekuatan jual menang. Candlestick doji (pembukaan dan penutupan sama) menunjukkan belum ada yang menang

Support adalah titik di mana ada pembeli yang menunggu untuk membeli. Resistance adalah titik di mana ada penjual yang menunggu untuk menjual. Ketika harga menembus resistance ke atas, itu menunjukkan permintaan yang kuat. Jika menembus support ke bawah, itu menunjukkan penawaran yang kuat

Teknik Demand Supply Zone menggunakan pencarian titik di mana harga kehilangan keseimbangan, lalu menunggu sampai kembali seimbang. Ketika harga naik cepat (Rally) lalu beristirahat (Base) sebelum naik lagi (Rally), ini menunjukkan permintaan masih kuat. Sebaliknya, jika harga turun (Drop), beristirahat (Base), lalu turun lagi (Drop), itu menunjukkan penawaran masih kuat

Memahami apa perbedaan antara permintaan dan penawaran tidaklah sulit, tetapi harus dilatih dengan melihat grafik secara langsung agar gambaran lebih jelas. Setiap kali harga berubah, tanyakan pada diri sendiri, apakah itu karena permintaan meningkat, penawaran menurun, atau sebaliknya. Lakukan terus-menerus, pengalaman akan terkumpul.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan