Pasar Forex dan pasar mata uang digital berubah sangat cepat setiap detik, tetapi yang paling mengejutkan trader bukanlah volatilitas itu sendiri, melainkan fenomena yang disebut Slippage - ini adalah hal yang jika tidak dipahami dengan baik dapat langsung menghilangkan keuntungan



Apa itu Slippage? Biarkan saya jelaskan secara sederhana, yaitu perbedaan antara harga yang kita niatkan untuk beli/jual dan harga sebenarnya saat kita melakukan transaksi di pasar, misalnya kita klik beli EUR/USD di 1.3650, tetapi sebentar kemudian harga berubah, kita mungkin mendapatkan order di 1.3660 sebagai gantinya - itu adalah Slippage yang merugikan, atau terkadang harga bisa menjadi lebih baik di 1.3640 - itu adalah Slippage yang menguntungkan

Hal menarik adalah bahwa Slippage tidak selalu buruk. Semua akun ECN harus mengalami Slippage ini karena itu adalah bagian dari pasar nyata, bukan teknik broker yang buruk. Normalnya Slippage menunjukkan bahwa pasar sedang berfungsi dengan dinamis

Lalu bagaimana kita bisa mengurangi Slippage? Pertama, pilih broker yang benar-benar terpercaya dan diawasi oleh otoritas seperti ASIC atau FCA. Jika Slippage melebihi 10% setiap kali trading atau sering lebih tinggi dari broker lain, maka sebaiknya ganti broker

Jaringan internet juga penting. Gunakan koneksi kabel jika memungkinkan, tutup program lain yang menggunakan internet saat trading. Trader scalping harus lebih serius memperhatikan kualitas koneksi

Cara lain adalah mengatur Maximum Slippage di terminal. Jika harga menyimpang lebih dari batas yang ditetapkan, order tidak akan dieksekusi. Ini adalah cara melindungi diri sendiri

Pending Limit Orders juga membantu. Limit orders cenderung lebih sering terlepas dari harga yang diminta dibandingkan Stop orders, tetapi ini lebih efektif untuk akun yang terhubung ke tingkat Interbank

Tips lain adalah beralih ke timeframe yang lebih tinggi. Slippage yang menjadi masalah bagi trader jangka pendek akan berkurang secara signifikan saat trading harian

Berita keuangan dan politik adalah musuh utama Slippage. Kemungkinan Slippage meningkat berkali-kali saat berita keluar, jadi jangan trading 30-40 menit sebelum berita dan tunggu sekitar 30 menit setelah berita keluar

Namun jika harus trading saat berita yang sangat volatil, pilih berita yang menyebabkan pergerakan besar. Jika berita biasa menyebabkan pergerakan 30 poin, tetapi berita tertentu bisa mencapai 50 poin, fokuslah pada berita dengan pergerakan besar tersebut. Slippage akan mengurangi keuntunganmu lebih sedikit karena keuntungan total akan meningkat

Pasangan mata uang mana yang paling sedikit Slippage? EUR/USD dan USD/JPY memiliki likuiditas tinggi, sehingga Slippage berkurang dalam kondisi pasar normal. Tetapi saat berita penting keluar, bahkan pasangan ini tetap bisa mengalami Slippage

Kesimpulannya, Slippage adalah risiko yang harus ditanggung trader. Kita tidak bisa menghindarinya sepenuhnya, tetapi ada banyak cara untuk menguranginya. Pilih broker yang baik, jaga koneksi internet, atur Slippage maksimum, dan hindari periode berita penting - ini adalah rumus dasar untuk mengelola Slippage secara cerdas
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar