Belakangan ini banyak orang bertanya tentang cara membeli saham AS, sebenarnya pertanyaan ini sangat bagus karena pasar saham AS memang merupakan tempat investasi paling matang di dunia, tetapi bagi pemula tampaknya tingkat kesulitannya tidak kecil. Saya sendiri sudah berpengalaman di bidang ini beberapa tahun, hari ini saya akan merangkum inti-isinya.



Pertama yang harus dipahami adalah, bagaimana membeli saham AS sebenarnya memiliki berbagai jalur, tidak hanya satu cara. Yang paling langsung adalah membeli saham langsung, ini adalah pilihan sebagian besar investor jangka panjang. Tetapi jika Anda ingin lebih fleksibel dalam operasi, Anda juga bisa mempertimbangkan ETF saham AS, produk ini risikonya relatif tersebar, sangat cocok bagi mereka yang tidak ingin repot memilih saham tertentu. Selain itu, ada juga opsi dan kontrak diferensial (CFD) yang termasuk produk derivatif, alat ini memberi trader lebih banyak kemungkinan, seperti bisa melakukan trading dua arah, menggunakan leverage, dan lain-lain.

Berbicara tentang jenis akun, ini adalah detail yang mudah diabaikan. Broker saham AS biasanya menawarkan dua pilihan: satu adalah akun tunai, jenis akun ini lebih konservatif, tidak mengizinkan overdraft, juga tidak bisa melakukan short selling, pengelolaan risiko cukup ketat. Yang lain adalah akun margin, jenis akun ini bisa meminjam saham untuk short, menggunakan leverage, bahkan mendukung trading T+0, ruang operasinya jauh lebih besar, tetapi persyaratan dana dan pengalaman trading juga lebih tinggi. Saran saya, jika Anda masih dalam tahap eksplorasi, mulai dari akun tunai akan lebih aman.

Mengenai cara membeli saham AS secara spesifik, saya menemukan banyak orang sebenarnya punya dua jalur yang bisa ditempuh. Yang pertama adalah melalui sub-delegasi dari broker domestik, yaitu membiarkan broker domestik membantu Anda mengirimkan perintah ke broker luar negeri untuk membeli saham AS. Keuntungannya adalah prosedur relatif familiar, tetapi kekurangannya adalah biaya komisi cukup tinggi, biasanya antara 0,5% sampai 1%. Yang kedua adalah membuka akun langsung ke broker luar negeri, sehingga Anda bisa langsung melakukan order, biaya lebih rendah, dan trading juga lebih fleksibel.

Dari segi metode investasi, ETF saham AS adalah pilihan yang bagus, terutama yang mengikuti indeks besar seperti S&P 500 dan Nasdaq. Inti dari ETF ini adalah mengemas berbagai saham dalam satu produk, risiko tersebar, dan likuiditasnya juga sangat kuat. Jika Anda ingin lebih maju, bisa mencoba CFD saham AS, ini adalah produk kontrak diferensial, secara esensial memperdagangkan fluktuasi harga tanpa benar-benar memegang saham. Keuntungan CFD adalah tingkat masuk yang rendah, bisa menggunakan leverage, dan bisa short, tetapi risikonya juga nyata, jadi harus belajar pengelolaan risiko.

Mengenai pemilihan broker, ini adalah masalah yang sangat praktis. Pasar broker saham AS sangat beragam, tetapi inti utamanya adalah melihat beberapa indikator: kepatuhan dan keamanan platform, tingkat biaya, kemudahan deposit, dan kekayaan produk trading. Misalnya, ada broker yang menawarkan tanpa biaya komisi, tetapi biaya penarikan bisa cukup tinggi; ada juga yang memiliki ambang deposit sangat rendah, tetapi penggunaan leverage terbatas. Seperti platform Mitrade yang diawasi oleh Komisi Sekuritas dan Investasi Australia, menyediakan trading CFD saham tanpa biaya komisi, juga perlindungan saldo negatif, stop loss bergerak, dan alat risiko lainnya, pemula bisa mencoba dengan dana simulasi 50.000 USD terlebih dahulu.

Saya pernah melihat banyak orang setelah memilih broker yang baik tetap bingung, tidak tahu langkah-langkah operasinya. Sebenarnya prosesnya tidak rumit: daftar akun, deposit, pilih produk yang ingin diperdagangkan, atur stop profit dan stop loss, buka posisi, dan terakhir tutup posisi. Contohnya, jika Anda optimis terhadap indeks S&P 500, buka posisi beli kontrak bullish, tunggu harga naik lalu tutup untuk mendapatkan keuntungan; sebaliknya jika Anda bearish, buka kontrak jual, dan dapatkan keuntungan dari penurunan harga. Intinya adalah menangkap fluktuasi harga.

Namun saya harus katakan, pertanyaan tentang cara membeli saham AS sebenarnya menyembunyikan satu pertanyaan yang lebih penting: bagaimana Anda harus mengatur portofolio investasi Anda. Misalnya, Anda punya 30.000 USD untuk diinvestasikan di saham AS, bisa dibagi seperti ini: 40% beli saham perusahaan teknologi, 40% alokasikan ke ETF, dan 20% sisanya coba trading CFD. Dengan cara ini, Anda memiliki dasar yang stabil sekaligus ruang operasi yang fleksibel. Seiring pengalaman Anda bertambah, bisa secara bertahap menyesuaikan proporsi ini, tetapi di awal harus benar-benar mengendalikan risiko.

Akhirnya, saya ingin katakan bahwa meskipun pasar saham AS adalah pasar paling matang di dunia, kematangan tidak berarti tanpa risiko. Saya menyarankan pemula mulai dari mempelajari komponen indeks, seperti perusahaan-perusahaan terkemuka dalam S&P 500, atau langsung berinvestasi melalui ETF indeks tersebut. Dengan cara ini, Anda bisa ikut serta dalam pertumbuhan pasar saham AS tanpa harus terlalu khawatir karena kesalahan memilih saham yang bisa menyebabkan kerugian besar. Jika Anda benar-benar siap memulai praktik membeli saham AS, tidak ada salahnya mencoba akun demo terlebih dahulu, menggunakan dana virtual untuk familiarisasi proses trading, sehingga saat benar-benar menggunakan uang nyata, Anda akan lebih percaya diri.
SPYX-0,47%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar