Belakangan ini saya meninjau kembali tren euro selama 20 tahun terakhir, dan menemukan banyak peluang investasi yang patut diperhatikan.



Dari grafik tren nilai tukar euro sejarah, tahun 2008 adalah titik balik yang penting. Saat itu euro terhadap dolar AS mencapai puncak tertinggi sejarah di 1.6038, kemudian mulai mengalami penurunan besar-besaran. Tahun itu krisis subprime mortgage di AS meledak, sistem perbankan Eropa mengalami kerusakan besar, dan banyak dana mengalir kembali ke AS untuk menghindari risiko. Ditambah lagi, Bank Sentral Eropa terpaksa menurunkan suku bunga dan meluncurkan pelonggaran kuantitatif, sehingga tekanan depresiasi euro terus berlangsung selama beberapa tahun.

Titik balik yang sebenarnya muncul pada awal 2017. Setelah mengalami penurunan selama hampir 9 tahun, euro akhirnya rebound setelah menyentuh titik terendah di 0.9534 pada Januari. Saat itu krisis utang Eropa sudah reda, kebijakan pelonggaran Bank Sentral Eropa mulai menunjukkan hasil, tingkat pengangguran menurun, PMI manufaktur menembus 55, dan kepercayaan pasar terhadap ekonomi Eropa kembali menguat. Ditambah lagi, ada kemajuan dalam negosiasi Brexit Inggris, ketidakpastian politik di AS meningkat, sehingga dana mulai mengalir ke euro. Pada Februari 2018, euro naik ke 1.2556, mencatat rekor tertinggi dalam beberapa tahun.

Namun, kebahagiaan tidak bertahan lama. Federal Reserve mulai menaikkan suku bunga pada 2018, indeks dolar menguat, dan euro kembali tertekan. Di tengah perjalanan, terjadi dampak dari perang Rusia-Ukraina tahun 2022, euro sempat jatuh ke 0.9536, menyentuh level terendah dalam 20 tahun. Saat itu, krisis energi dan lonjakan inflasi melanda Eropa, dan Bank Sentral Eropa pun berada dalam dilema.

Yang menarik, dari seluruh jejak tren nilai tukar euro, saya menemukan bahwa rebound terakhir ini sebenarnya cukup menarik untuk diperhatikan. Pada awal 2025, euro sempat turun ke sekitar 1.02, tetapi mulai rebound cepat sejak Maret, dan hingga akhir Januari tahun ini bahkan menembus angka 1.20, yang pertama kali sejak Juni 2021. Bukan euro yang menguat, melainkan kepercayaan terhadap dolar AS yang mulai goyah. Trump sering menyerang independensi Federal Reserve dan mengancam kenaikan tarif, kekhawatiran terhadap kebijakan AS meningkat, dan dana mulai "menjual AS".

Melihat ke depan, performa euro dalam beberapa tahun ke depan akan bergantung pada beberapa faktor kunci. Pertama adalah selisih suku bunga AS dan Eropa. Jika Federal Reserve terus menurunkan suku bunga sementara Bank Sentral Eropa mempertahankan suku bunga, penyempitan selisih suku bunga ini akan mendukung penguatan euro. Kedua adalah rencana stimulus fiskal Jerman, yang merupakan pilar penting ekonomi zona euro. Selain itu, jika situasi geopolitik membaik dan harga energi turun, akan sangat membantu biaya operasional perusahaan Eropa dan pertumbuhan ekonomi mereka.

Berdasarkan kondisi saat ini, tren euro pada 2026 diperkirakan akan cenderung menguat. Terutama jika selisih suku bunga AS dan Eropa terus menyempit dan risiko energi berkurang, euro berpeluang bertahan di kisaran 1.20-1.25. Dalam jangka panjang, di bawah dukungan stimulus fiskal dan kebijakan moneter, performa euro seharusnya cukup stabil. Tentu saja, faktor geopolitik dan harga energi tetap menjadi variabel penting yang perlu terus dipantau.

Jika tertarik berinvestasi dalam euro, bisa melalui akun valuta asing bank, broker forex, atau bursa futures. Untuk investor kecil, platform CFD forex dengan batas modal yang rendah juga merupakan pilihan yang baik. Yang utama adalah memperhatikan perubahan selisih suku bunga AS dan Eropa, kemajuan pelaksanaan fiskal Jerman, serta tren risiko geopolitik.
USIDX-0,27%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar