Tidak banyak yang tahu bahwa Stochastic Oscillator yang umum digunakan ini sebenarnya lebih kompleks dari yang diperkirakan. Banyak orang menggunakannya tanpa benar-benar memahami bagaimana cara kerjanya. Hari ini kita akan membahas secara mendalam apa itu alat ini dan bagaimana mengaturnya agar mendapatkan hasil yang optimal.



Stochastic Oscillator adalah indikator yang menunjukkan posisi harga penutupan saat ini di antara harga tertinggi dan terendah dalam periode tertentu. Nilainya selalu berada di antara 0 hingga 100. Ketika harga naik dengan kuat, nilai %K akan mendekati 100. Ketika harga turun dengan kuat, nilai %K akan mendekati 0. Sangat sederhana.

Hal yang paling menarik perhatian trader adalah kondisi Overbought dan Oversold. Jika %K naik di atas 80, harga dianggap terlalu tinggi. Jika %K turun di bawah 20, harga dianggap terlalu rendah. Namun, ini bukan sinyal beli atau jual yang pasti, melainkan hanya menunjukkan bahwa harga berada di zona yang menarik perhatian.

Pengaturan Stochastic Oscillator yang efektif harus dipahami bahwa alat ini memiliki dua bagian: %K dan %D. %K adalah nilai utama, sedangkan %D adalah rata-rata bergerak dari %K. Biasanya, pengaturan yang digunakan adalah 14 hari untuk %K dan 3 hari untuk %D. Namun, pengaturan yang tepat tergantung pada timeframe yang Anda gunakan.

Jika trading jangka pendek 5 menit atau 15 menit, cobalah kurangi periode, misalnya menjadi 7 atau 9. Jika trading jangka menengah 1 jam ke atas, gunakan nilai 14 secara default, atau bahkan lebih tinggi seperti 21, tergantung kecepatan yang diinginkan.

Cara penggunaan yang efektif adalah dengan memperhatikan persilangan antara %K dan %D. Jika %K memotong %D dari bawah ke atas di zona Oversold, itu adalah sinyal beli yang baik. Jika %K memotong %D dari atas ke bawah di zona Overbought, itu adalah sinyal jual yang baik. Tapi ingat, sinyal ini harus dikonfirmasi dengan harga atau indikator lain.

Masalah umum adalah Stochastic Oscillator memberikan sinyal palsu. Jika Anda hanya mengandalkan indikator ini saja, peluang untuk melewatkan peluang bagus atau melakukan trading yang buruk sangat besar. Menggabungkan Stochastic dengan EMA atau MACD dapat memperkuat sinyal.

Hal yang sering diabaikan adalah Divergence. Jika harga membuat titik tertinggi baru tetapi %K tidak membuat titik tertinggi baru, itu adalah peringatan bahwa tren naik mungkin akan berakhir. Sebaliknya, jika harga membuat titik terendah baru tetapi %K tidak mengikuti, tren turun juga bisa berakhir.

Pengaturan Stochastic Oscillator yang baik harus dicoba pada timeframe dan pasar yang Anda tradingkan. Satu pengaturan tidak cocok untuk semua situasi. Cobalah pengaturan 14, 7, 7 untuk trading jangka pendek, atau 21, 7, 7 untuk jangka menengah, dan lihat mana yang paling cocok untuk gaya trading Anda.

Akhirnya, Stochastic Oscillator adalah alat yang bagus, tetapi bukanlah sihir. Gunakan untuk mengonfirmasi sinyal dari analisis harga atau indikator lain. Jangan langsung melakukan trading hanya karena melihat kondisi Overbought atau Oversold. Perhatikan konteks pasar secara menyeluruh.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar