Hari ini ingin berbagi dengan semua orang tentang masalah yang cukup umum saat trading forex yang mungkin sudah pernah dialami oleh siapa saja - yaitu slippage. Sebenarnya ini adalah fenomena yang cukup normal tetapi jika tidak dipahami dengan baik dan dikelola dengan benar, hal ini bisa mengurangi sebagian keuntungan Anda.



Apa itu slippage? Singkatnya, itu adalah selisih antara harga yang Anda harapkan saat membuka posisi dengan harga yang benar-benar Anda terima di pasar. Misalnya Anda ingin membeli di level 1.3650 tetapi saat order dieksekusi, harga telah berubah menjadi 1.3660 - itu adalah slippage. Kadang-kadang hal ini menguntungkan Anda (ketika harga lebih baik dari yang diharapkan), tetapi sebagian besar waktu hal ini justru mengurangi keuntungan.

Banyak trader pemula sering menganggap bahwa slippage disebabkan oleh broker jahat, tetapi sebenarnya tidak demikian. Ini terjadi secara alami, terutama pada akun ECN yang terhubung dengan pasar antar bank. Ketika pasar bergejolak, harga berubah sangat cepat dan order Anda tidak bisa dieksekusi secara tepat pada level harga yang diinginkan.

Lalu bagaimana cara mengurangi slippage? Pertama, pilih broker yang terpercaya adalah syarat utama. Jika Anda melihat slippage terjadi lebih dari 10% dari semua order atau tingkat slippage lebih tinggi dibandingkan broker lain, itu adalah tanda perlu mengganti tempat. Broker yang diawasi oleh ASIC, FCA, atau FSC biasanya memiliki kontrol yang lebih baik.

Kedua adalah perhatikan koneksi internet. Koneksi kabel selalu lebih stabil daripada Wi-Fi. Saat trading, matikan semua aplikasi lain yang menghabiskan bandwidth seperti Skype atau messenger. Ini sangat penting jika Anda melakukan scalping.

Ketiga, Anda bisa menetapkan batas slippage maksimum yang dapat diterima. Jika harga melewati batas tersebut, order tidak akan dieksekusi. Cara ini membantu Anda mengendalikan risiko dengan lebih baik.

Tips lain adalah beralih ke kerangka waktu yang lebih tinggi. Jika Anda trading di kerangka 1 menit, dampak slippage akan jauh lebih besar dibandingkan kerangka 4 jam atau harian.

Tentang waktu trading, hindari saat pengumuman berita ekonomi penting. Dalam 30-40 menit sebelum berita dirilis, volatilitas meningkat dan slippage juga meningkat. Menunggu sekitar 30 menit setelah berita dirilis sebelum mulai trading akan lebih aman.

Jika Anda ingin trading saat pasar sedang aktif, pilih pasangan mata uang dengan likuiditas tinggi seperti EUR/USD atau USD/JPY. Mereka biasanya mengalami slippage yang lebih sedikit dibandingkan pasangan mata uang lain.

Cara terakhir adalah menggunakan Limit orders daripada Market orders. Limit order memungkinkan Anda menetapkan harga tertentu dan hanya dieksekusi saat harga mencapai level tersebut. Namun, jenis order ini berpotensi tidak dieksekusi jika harga tidak menyentuh level yang diinginkan.

Singkatnya, slippage adalah bagian dari permainan trading yang tidak bisa kita hindari sepenuhnya. Tetapi dengan cara-cara di atas, Anda bisa meminimalkan dampaknya. Kuncinya adalah memilih broker yang baik, mengelola koneksi internet, memahami pasar dengan baik, dan tahu cara menempatkan order secara tepat. Cobalah terapkan langkah-langkah tersebut dan lihat hasilnya seperti apa.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar