Nilai short selling di pasar saham AS mencapai rekor tertinggi! Analisis: Bitcoin sedang "terlepas" menjadi aset campuran, berpotensi menjadi titik akhir likuiditas kedua

Pasar saham AS tampak tenang di permukaan, tetapi sebenarnya bergolak di dalam? Laporan terbaru dari lembaga analisis terkenal XWIN Research menunjukkan bahwa posisi short di pasar saham AS telah melonjak ke level tertinggi dalam sejarah, dan rasio leverage dana lindung nilai mendekati 293%. Namun, ini justru menjadi peluang bagi Bitcoin. Data menunjukkan bahwa sejak 2025, Bitcoin secara bertahap mulai "terlepas" dari korelasi dengan indeks S&P 500, didorong oleh pembelian spot dan dana ETF, BTC sedang berevolusi dari aset risiko murni menjadi "aset campuran" yang memiliki struktur pasar independen.
(Latar belakang: Volatilitas Bitcoin mencapai level terendah dalam 8 bulan! Indikator derivatif menunjukkan: Melampaui 82.000 akan memicu short squeeze besar-besaran)
(Tambahan latar belakang: Strategi menjual Bitcoin bukanlah sinyal bearish? Lima logika keuangan MicroStrategy diurai)

Daftar Isi Artikel

Toggle

  • Pasar saham AS kuat di luar, rapuh di dalam: "Kerentanan leverage tinggi" yang disembunyikan oleh raksasa AI
  • Kebangkitan Bitcoin: dari aset risiko menjadi "aset campuran"
  • Pandangan masa depan: BTC berpotensi menjadi "tujuan likuiditas kedua"

Kerentanan struktural potensial di pasar saham AS sedang membuka jalan bagi langkah selanjutnya Bitcoin (BTC).

Menurut laporan pasar terbaru dari lembaga analisis terkenal XWIN Research, minat short interest di pasar saham AS telah melonjak ke level tertinggi dalam sejarah. Namun, ini bukan sinyal "bearish" semata, dan struktur pasar di baliknya jauh lebih kompleks daripada yang terlihat, yang sangat penting bagi investor kripto.

Pasar saham AS kuat di luar, rapuh di dalam: "Kerentanan leverage tinggi" yang disembunyikan oleh raksasa AI

XWIN Research menunjukkan bahwa investor institusional tidak sepenuhnya pesimis, melainkan meningkatkan posisi hedging secara besar-besaran sambil mempertahankan posisi bullish besar. Ini menciptakan lingkungan "pembesaran total (Gross-up)" yang sangat leverage di Wall Street.

  • Rasio leverage mencapai rekor: Data pasar terbaru menunjukkan bahwa rasio leverage dana lindung nilai telah meningkat mendekati 293% yang mengagumkan.
  • Indikator short interest melampaui batas: "Days-to-Cover" dari indeks S&P 500 dan eksposur short berbasis dolar AS keduanya mencapai rekor tertinggi, menunjukkan bahwa dana di bawah permukaan menjadi semakin defensif.

Analisis laporan menyatakan bahwa pendorong utama fenomena ini adalah konsentrasi dana yang berlebihan pada "perusahaan teknologi besar terkait AI". Ketika modal terus mengalir ke beberapa raksasa ini, sektor yang lebih lemah dan saham kecil menanggung tekanan short yang meningkat. Hal ini menyebabkan indeks utama tampak stabil di permukaan, tetapi kerentanan internal pasar semakin meningkat dari hari ke hari.

Kebangkitan Bitcoin: dari aset risiko menjadi "aset campuran"

Apa arti perubahan struktural pasar saham AS ini bagi Bitcoin?

Dari pengalaman sejarah, Bitcoin biasanya bergerak searah dengan pasar saham selama peristiwa perlindungan risiko (Risk-off events). Misalnya, selama crash pasar akibat pandemi COVID-19 pada 2020, Bitcoin mengikuti penurunan tajam pasar saham dan tidak berfungsi sebagai "surga perlindungan"; dari 2020 hingga 2022, tren BTC dan S&P 500 sangat mirip.

Namun, XWIN Research menekankan bahwa, sejak 2025, sebuah "divergence" penting mulai muncul.

Meskipun indeks S&P 500 tetap relatif stabil baru-baru ini, harga Bitcoin menunjukkan volatilitas yang signifikan. Data on-chain dan pasar menunjukkan bahwa pembelian spot yang kuat (Spot Taker CVD) dan aliran dana yang terus-menerus ke ETF Bitcoin menunjukkan bahwa BTC semakin dipengaruhi oleh "siklus likuiditas, dinamika leverage, dan permintaan institusional" sendiri. Dalam laporan tersebut, XWIN Research menyimpulkan:

"Ini menunjukkan bahwa Bitcoin mungkin sedang bertransformasi dari 'aset risiko' murni menjadi 'kelas aset campuran' — meskipun tetap sensitif terhadap likuiditas ekonomi secara keseluruhan, tetapi semakin mampu mengikuti perkembangan struktur pasar sendiri."

Pandangan masa depan: BTC berpotensi menjadi "tujuan likuiditas kedua"

Melihat ke depan, jika kondisi ekonomi makro berbalik ke kebijakan pelonggaran Federal Reserve (Fed), dolar AS melemah, dan aliran dana ETF baru masuk, XWIN Research percaya bahwa Bitcoin tidak lagi sekadar mengikuti pergerakan saham teknologi.

Sebaliknya, di tengah meningkatnya kerentanan internal pasar saham AS, Bitcoin sangat berpotensi menonjol dan menjadi "tujuan likuiditas kedua (Secondary Liquidity Destination)" bagi modal global yang mencari pertumbuhan, menandai awal tren pasar kripto yang independen.

BTC-0,93%
MSTRX-1,37%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar