Saya baru saja menyadari bahwa hukum permintaan dan penawaran adalah prinsip dasar yang sering diabaikan oleh banyak investor meskipun merupakan penggerak harga di semua pasar mulai dari saham, energi, emas hingga aset digital



Mari kita telusuri lebih dalam lagi permintaan adalah keinginan untuk membeli pada berbagai tingkat harga sedangkan penawaran adalah keinginan untuk menjual hubungan antara keduanya didasarkan pada bahwa ketika harga naik, keinginan untuk membeli akan menurun tetapi keinginan untuk menjual akan meningkat inilah inti dari hukum permintaan dan penawaran

Yang penting bagi investor karena harga yang terjadi di pasar tidak diatur secara acak tetapi berasal dari titik keseimbangan di mana garis permintaan dan garis penawaran bertemu pada titik ini jumlah yang ingin dibeli oleh pembeli sama dengan jumlah yang ingin dijual oleh penjual

Jika harga naik dari titik keseimbangan, penjual akan memproduksi lebih banyak sementara pembeli mengurangi keinginan mereka hal ini menyebabkan kelebihan stok barang yang akan mendorong harga kembali turun Sebaliknya, jika harga di bawah titik keseimbangan, pembeli akan lebih banyak menginginkan sedangkan penjual mengurangi penawaran mereka menyebabkan kekurangan dan harga akan didorong naik

Dalam pasar keuangan, permintaan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro, tingkat suku bunga, likuiditas sistem, dan kepercayaan investor sedangkan penawaran tergantung pada kebijakan perusahaan, pencatatan baru, dan regulasi pasar

Contoh yang jelas adalah situasi yang terjadi pada Maret 2026 ketika Selat Hormuz ditutup akibat perang di wilayah tersebut yang menyebabkan penurunan pasokan minyak mentah sekitar 20 persen dari pasokan dunia sementara permintaan energi tetap tinggi hasilnya harga minyak melonjak dengan cepat ini adalah penerapan hukum permintaan dan penawaran dalam dunia nyata

Ketika berbicara tentang analisis teknikal, saya menemukan bahwa Zona Permintaan dan Penawaran adalah alat yang hebat untuk menangkap momen trading bayangkan harga melonjak dengan cepat (Rally) sampai menemukan resistensi lalu harga mulai berkonsolidasi (Base) ketika berita baik datang kembali kekuatan beli menguat harga menembus resistance dan melanjutkan kenaikan ini disebut Rally Base Rally atau RBR

Sebaliknya, jika harga turun secara tajam (Drop) lalu mulai berkonsolidasi (Base) sebelum turun lagi itu adalah Drop Base Drop atau DBD kedua pola ini mencerminkan bahwa hukum permintaan dan penawaran adalah dasar dari pergerakan harga

Yang paling penting adalah memahami bahwa harga saham atau aset apa pun hanyalah representasi dari keseimbangan antara keinginan untuk membeli dan keinginan untuk menjual jika Anda dapat memprediksi faktor apa yang akan mengubah keseimbangan ini Anda akan lebih mampu memprediksi arah harga baik dari sudut pandang fundamental maupun teknikal Prinsip hukum permintaan dan penawaran ini tetap menjadi acuan

Latihan untuk mahir menerapkan prinsip ini membutuhkan studi lebih lanjut dan percobaan di pasar nyata coba di platform-platform seperti Gate yang menyediakan data harga secara real-time agar gambaran tentang bagaimana permintaan dan penawaran bergerak dapat terlihat dengan jelas
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar