Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan ini lagi ramai dibahas tentang trading leverage, jadi ingat bahwa kita harus membahas topik ini dengan baik. Sejujurnya, leverage terlihat sangat menggoda, tetapi juga merupakan alat yang paling mudah membuat orang mengalami kerugian besar.
Pertama, mari kita jelaskan apa arti leverage sebenarnya. Secara sederhana, adalah meminjam uang dari broker atau platform untuk berinvestasi, menggunakan modal yang lebih kecil untuk mengendalikan aset yang lebih besar. Misalnya kamu punya 10 juta rupiah, meminjam 90 juta rupiah, total investasi 100 juta rupiah, ini adalah leverage 10 kali. Terlihat seperti menggunakan uang kecil untuk menggerakkan uang besar, memang agak mirip seperti yang dikatakan Archimedes—beri aku titik tumpu, aku bisa mengangkat bumi. Di pasar keuangan, kekuatan leverage juga memang luar biasa.
Tapi masalahnya di sini. Saya pernah melihat sebuah kasus nyata, seorang YouTuber Korea pada tahun 2022 melakukan trading futures cryptocurrency dengan leverage 25 kali long Bitcoin, hasilnya dalam beberapa jam kehilangan lebih dari 10 juta dolar AS. Saat itu dia memperkirakan BTC akan naik, membuka posisi saat harga 41.666 dolar, tetapi Bitcoin turun di bawah 40 ribu, dia malah menambah leverage, dan akhirnya langsung margin call. Cerita ini cukup menunjukkan betapa berbahayanya leverage.
Mari saya gunakan contoh futures indeks Taiwan untuk menjelaskan prinsipnya secara spesifik. Misalnya, harga penutupan terakhir indeks Taiwan adalah 13.000 poin, setiap poin bernilai 200 yuan, satu kontrak futures indeks Taiwan totalnya adalah 2,6 juta yuan. Tapi kamu tidak perlu membayar seluruhnya, cukup margin misalnya 136.000 yuan. Dengan ini, leverage kamu hampir 20 kali, menggunakan 136.000 yuan untuk mengendalikan aset senilai 2,6 juta yuan.
Terdengar menyenangkan? Iya, jika indeks Taiwan naik 5%, modal 136.000 yuan kamu bisa mendapatkan keuntungan 130.000 yuan, hampir 96% return. Tapi sebaliknya, jika turun 5%, modal kamu hampir habis. Inilah sifat dari pedang bermata dua leverage—keuntungan diperbesar, risiko juga diperbesar.
Saya menemukan banyak investor muda sering memegang mindset "Kalau menang langsung untung besar, kalau margin call jangan tambah uang" saat membuka leverage. Tapi pasar itu kejam. Begitu tidak mampu menambah margin, broker akan memaksa menutup posisi kerugianmu, yang disebut margin call atau likuidasi posisi.
Alat trading leverage utama ada futures, opsi, ETF leverage, dan kontrak selisih harga (CFD). Futures adalah yang paling tradisional, bisa dipakai untuk trading forex, komoditas, indeks saham, dan lain-lain. Opsi adalah hak pembeli membayar premi untuk mendapatkan hak pilihan. ETF leverage cocok untuk trading jangka pendek, tapi biaya transaksi 10 sampai 15 kali lipat dari futures. CFD adalah mode yang umum di broker luar negeri, bisa digunakan untuk trading berbagai aset secara dua arah.
Kalau kamu mau pakai leverage, saran saya mulai dari level rendah dulu untuk latihan, selalu ingat untuk menetapkan stop loss. Apapun leverage yang kamu pilih, baik 1 kali maupun 20 kali, perencanaan risiko yang matang adalah kunci. Robert Kiyosaki pernah bilang, menggunakan leverage secara moderat adalah cara meningkatkan tingkat pengembalian, tapi yang penting adalah tahu bagaimana mengelola uang pinjaman dengan baik untuk menambah kekayaan.
Leverage sendiri bukan hal buruk, tergantung bagaimana kamu menggunakannya. Kalau bisa mengelola risiko dengan baik dan memanfaatkan leverage untuk meningkatkan hasil, tidak masalah. Tapi kalau cuma ingin berjudi, harus siap menghadapi risiko kehilangan seluruh modal. Saat pasar bergejolak, apalagi produk dengan volatilitas tinggi dan leverage tinggi, kecepatan margin call bisa sangat cepat sampai kamu tidak sempat bereaksi.