Teman-teman pernah bertanya-tanya tidak mengapa harga aset naik turun seperti itu? Kebanyakan jawaban terletak pada permintaan dan penawaran yang berarti keinginan membeli dan keinginan menjual, yang merupakan kekuatan pendorong dasar dari seluruh pasar.



Mari kita pahami dengan sederhana ya. Permintaan dan penawaran berarti dalam ekonomi adalah keinginan pembeli dan penjual. Jika harga saham tertentu turun, biasanya karena ada lebih banyak orang yang menjual daripada membeli, dan ketika harga naik, kebalikannya, ada lebih banyak orang yang membeli daripada menjual.

Hal ini tidak sesulit yang dibayangkan. Coba lihat dari contoh sederhana. Jika minyak langka (penawaran berkurang) tetapi permintaannya tetap sama, harga akan melonjak. Hal ini terjadi di pasar saham, crypto, dan semua aset.

Aturan dasar ini cukup sederhana. Harga rendah → lebih banyak orang membeli, Harga tinggi → lebih banyak orang menjual. Biasanya harga akan mencari titik keseimbangan (equilibrium) yang memuaskan kedua belah pihak.

Dalam investasi nyata, permintaan dan penawaran berarti alat yang membantu kita memahami pergerakan pasar. Misalnya, ketika sebuah perusahaan mengumumkan hasil keuangan yang baik, jumlah pembeli akan meningkat, menyebabkan harga naik. Jika mengumumkan hasil yang buruk, penjual akan meningkat, dan harga turun.

Analisis teknikal (technical analysis) juga menggunakan prinsip ini. Ketika melihat candlestick berwarna hijau (harga penutupan lebih tinggi dari pembukaan), menunjukkan kekuatan beli. Melihat warna merah (harga penutupan lebih rendah dari pembukaan), menunjukkan kekuatan jual.

Di pasar nyata, faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran tidak hanya harga. Ada banyak hal lain, seperti kebijakan suku bunga, pertumbuhan ekonomi, kepercayaan investor, bahkan berita dari media.

Intinya adalah, jika kita memahami pergerakan permintaan dan penawaran, kita bisa memperkirakan harga dengan lebih baik. Baik itu trading saham, crypto, atau aset lainnya.

Teknik yang disukai trader adalah Demand Supply Zone, yang mencari titik di mana harga kehilangan keseimbangan. Kemudian menunggu harga kembali ke keseimbangan baru. Ketika kekuatan beli atau jual terlihat jelas, mereka masuk ke posisi sesuai tren.

Kesimpulannya, permintaan dan penawaran berarti pentingnya dalam investasi, bukan hal yang rahasia atau sulit. Itu adalah hukum alami pasar. Semakin baik kita memahaminya, semakin cerdas kita dalam mengambil keputusan investasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan