Jika ingin trading Forex agar berhasil, langkah pertama adalah belajar memahami grafik candlestick karena ini adalah alat dasar yang akan ditemukan di semua platform trading dan banyak trader bisa mendapatkan keuntungan hanya dengan membaca grafik candlestick



Apa sebenarnya candlestick itu? Itu adalah grafik yang menunjukkan pergerakan harga dalam periode waktu tertentu, baik 15 menit, 1 jam, maupun 1 minggu. Candlestick akan memberi tahu Anda tentang harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi, dan harga terendah selama periode tersebut

Melihat grafik Forex dengan candlestick memiliki banyak keunggulan. Pertama, ini membantu Anda melihat suasana hati trader melalui kekuatan beli dan jual, yang berbeda dari grafik garis yang tidak memberikan informasi seperti ini. Kedua, pola candlestick jelas dan mudah dipahami. Selain itu, jika menggunakan alat lain bersamaan dengan candlestick, seperti garis tren, support-resistance, akan membantu menemukan tren lebih cepat. Yang penting, grafik candlestick sudah digunakan sejak lebih dari 200 tahun yang lalu di Jepang. Pedagang beras Jepang menggunakannya untuk menganalisis harga beras dan diakui oleh dunia perdagangan

Saat melihat grafik candlestick, perhatikan bahwa jika harga penutupan lebih tinggi dari harga pembukaan, candlestick akan berwarna putih (Bullish), menunjukkan kekuatan beli menang. Candlestick putih yang panjang menunjukkan kekuatan beli yang sangat kuat. Sebaliknya, jika harga penutupan lebih rendah dari harga pembukaan, candlestick akan berwarna hitam (Bearish), menunjukkan kekuatan jual menang. Sumbu candlestick (wick) menunjukkan pertarungan antara kekuatan beli dan jual. Sumbu yang pendek berarti pergerakan harga tidak banyak. Sumbu yang panjang menunjukkan adanya pertarungan yang sengit

Ada pola dasar yang perlu diketahui, seperti Doji yang merupakan candlestick dengan harga pembukaan dan penutupan sama, menandakan kekuatan beli dan jual seimbang. Bisa menjadi sinyal perubahan tren. Marubozu adalah candlestick penuh tanpa sumbu, menunjukkan salah satu pihak menguasai pasar secara jelas. Spinning Top memiliki badan kecil dan sumbu panjang, mencerminkan keragu-raguan pasar

Untuk pola yang terdiri dari dua candlestick, Bullish Engulfing terjadi ketika candlestick hitam diikuti oleh candlestick putih yang lebih besar, menandakan pembalikan dari tren turun ke tren naik. Sebaliknya, Bearish Engulfing adalah candlestick putih diikuti oleh candlestick hitam yang lebih besar, menandakan pembalikan dari tren naik ke tren turun

Pola tiga candlestick yang lebih kompleks termasuk Morning Star yang menandakan pembalikan dari tren turun ke tren naik, terdiri dari candlestick turun panjang, Doji, dan candlestick naik panjang. Evening Star adalah kebalikannya. Three White Soldiers adalah tiga candlestick naik berturut-turut yang menunjukkan kekuatan beli yang kuat. Three Black Crows adalah tiga candlestick turun berturut-turut yang menunjukkan kekuatan jual yang kuat

Setelah memahami pola-pola ini, melihat grafik Forex akan menjadi jauh lebih mudah. Tapi jangan lupa, keberhasilan pola candlestick kurang dari 50% kadang-kadang. Oleh karena itu, perlu mempertimbangkan kondisi pasar, faktor fundamental, dan kondisi lain secara lengkap. Jangan hanya percaya pada pola saja. Menggabungkan berbagai alat akan membantu meningkatkan efektivitas trading.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar