Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Akankah Yen akan menguat? Ini adalah pertanyaan yang sering diajukan oleh trader dan investor di kawasan Asia selama beberapa tahun terakhir karena Yen Jepang melemah lebih dari 30% dalam sepuluh tahun terakhir, terutama sejak tahun 2020.
Hal yang menarik untuk diperhatikan adalah bahwa nilai Yen terhadap Baht Thailand tetap menarik perhatian karena mencerminkan perubahan dalam kebijakan moneter Bank Sentral Jepang. Faktor utama yang mempengaruhi apakah Yen akan menguat atau tidak meliputi berbagai aspek, mulai dari perbedaan suku bunga antara Jepang dan AS hingga pertumbuhan ekonomi masing-masing negara.
Setelah inflasi global mencapai puncaknya pada tahun 2022-2023, bank-bank sentral di seluruh dunia mulai melonggarkan kebijakan ketat mereka, tetapi Jepang tetap lebih berhati-hati. Meskipun inflasi berada di kisaran 2,5% hingga 3,5%, yang lebih tinggi dari target 2% Bank Jepang, kebijakan moneter mereka tetap longgar. Suku bunga kebijakan masih berada di minus -0,1% dan pengendalian yield curve juga terus dilanjutkan.
Memasuki tahun 2025, Bank Jepang mengurangi volume pembelian obligasi bulanan dari 9 triliun Yen menjadi 7,5 triliun Yen. Pada kuartal kedua, sinyal ini menyebabkan Yen sedikit menguat dari 0,2130 menjadi 0,2176 Baht per Yen, sebagai rebound teknikal dari support jangka panjang, meskipun tetap dekat level terendah dalam sejarah.
Jika kita membahas apakah Yen akan menguat di tahun 2026, hal ini bergantung pada berbagai faktor. Pertama adalah kebijakan dari Federal Reserve AS. Jika Fed terus menurunkan suku bunga sementara Jepang secara bertahap mengencangkan kebijakan, perbedaan suku bunga ini dapat mendukung penguatan Yen.
Faktor lain adalah arus modal kembali ke Jepang dari investor institusional Jepang. Di tengah ketidakpastian di pasar negara berkembang, masuknya modal asing ke Jepang sering kali mendukung penguatan Yen. Selain itu, faktor geopolitik juga dapat meningkatkan permintaan Yen sebagai aset safe haven di kawasan.
Dari sudut pandang teknikal, kurs JPY/THB menunjukkan tren penurunan berkelanjutan sejak 2012. Setelah turun di bawah 0,2400 pada tahun 2023, pasangan mata uang ini berusaha pulih tetapi gagal mempertahankan momentum kenaikan. Namun, jika support saat ini di 0,2150 tetap bertahan, Yen mungkin perlahan menguat ke kisaran 0,2300-0,2400 di tahun 2026.
Namun, jika Jepang terus melanjutkan kebijakan pelonggaran sementara Thailand mendapatkan manfaat dari pertumbuhan yang kuat di kawasan dan arus masuk modal, Yen mungkin tetap berada di bawah tekanan atau bahkan menguji level terendah baru di bawah 0,2100.
Untuk indikator teknikal saat ini, sebagian besar menunjukkan tekanan jual. Dari 13 indikator, 7 memberi sinyal "jual", sementara rata-rata pergerakan harga menunjukkan keseimbangan dengan 6 indikator "beli" dan 6 indikator "jual". Ini menunjukkan tidak adanya tren yang jelas dalam jangka pendek, tetapi tekanan turun cukup terlihat.
Kesimpulannya, apakah Yen akan menguat atau tidak, adalah pertanyaan yang tidak memiliki jawaban pasti. Hal ini sangat bergantung pada langkah Bank Jepang dalam keluar dari kebijakan YCC dan bagaimana kondisi ekonomi global akan bergerak. Tahun 2026 bisa menjadi titik balik yang penting, tetapi ketidakpastian tetap besar.