Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
#USStrikesIran Ketegangan AS-Iran: Serangan Pembelaan Diri, Pembicaraan, dan Standoff Selat Hormuz
WASHINGTON/TEHERAN – Ketegangan terbaru antara pasukan AS dan Iran telah mencapai tingkat berbahaya di wilayah tersebut. Amerika Serikat mengklaim bahwa mereka menargetkan lokasi peluncuran rudal dan kapal Iran yang menaruh ranjau laut di Iran bagian selatan sebagai bagian dari operasi "pembelaan diri" yang disebut.
Serangan ini terjadi saat kedua belah pihak sedang mematuhi gencatan senjata dan terlibat dalam negosiasi tidak langsung untuk kesepakatan sementara yang potensial. AS berpendapat bahwa tindakan ini diperlukan mengingat ancaman yang ditimbulkan terhadap pasukannya.
Rincian Serangan dan Target
Menurut juru bicara CENTCOM Tim Hawkins, serangan dilakukan pada 25 Mei di wilayah Bandar Abbas, yang menampung pangkalan laut utama Iran.
AS mengklaim bahwa pasukan Iran sedang menaruh ranjau di Selat Hormuz dan bahwa lokasi peluncuran rudal yang mampu menargetkan pesawat AS juga diserang. Akibatnya, dua kapal milik Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) dihancurkan, dan sebuah situs rudal pertahanan udara rusak. Laporan menunjukkan bahwa empat orang tewas dalam serangan tersebut.
Narasi yang Berbeda: Pembelaan Diri vs. Provokasi
AS menandai operasi ini sebagai "pembelaan diri." CENTCOM menyatakan bahwa mereka bertindak dengan penuh kendali selama gencatan senjata tetapi akhirnya membela pasukannya. Namun, serangan ini datang saat pembicaraan tidak langsung antara kedua negara, yang berlangsung sejak Mei 2025, menunjukkan kemajuan yang modest.
Pembicaraan dan Upaya Diplomatik
Dalam beberapa minggu terakhir, dengan mediasi Pakistan, AS dan Iran telah membahas kemungkinan "kerangka kesepakatan." Poin-poin utama yang dilaporkan meliputi:
· Penghentian permusuhan di semua front
· Pembukaan kembali Selat Hormuz dari blokade laut
· Penarikan pasukan AS dari daerah dekat Iran
· Pelepasan sebagian aset Iran yang dibekukan (diperkirakan sebesar 12 miliar dolar)
Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa pembicaraan dengan Iran "berjalan sangat baik." Dia menambahkan bahwa jika negosiasi gagal, AS akan kembali menggunakan aksi militer, dan serangan di masa depan akan menjadi "lebih besar dan lebih kuat dari sebelumnya."
Standoff di Selat Hormuz
Selat Hormuz yang strategis, yang dilalui hampir 20% minyak dunia, tetap menjadi titik panas. Iran sebelumnya mengancam akan menutup selat tersebut sebagai tanggapan terhadap tekanan AS. Serangan AS baru-baru ini hanya mempertinggi kekhawatiran akan konflik yang lebih luas yang mengganggu pasokan energi global.
Reaksi Internasional
· Rusia dan China menyerukan pengekangan dan memperingatkan terhadap eskalasi lebih lanjut.
· Sekutu Eropa dari AS menyatakan kekhawatiran, mendesak kedua belah pihak untuk kembali ke meja perundingan.
· Negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi dan UEA, mendesak ketenangan sambil memantau situasi keamanan dengan ketat.
Apa Selanjutnya?
Dengan gencatan senjata yang kini terancam dan pembicaraan diplomatik yang dihentikan setelah serangan, wilayah ini bersiap menghadapi kemungkinan balasan dari Iran. Hari-hari mendatang akan menjadi krusial dalam menentukan apakah situasi akan mereda atau meluas menjadi konfrontasi yang lebih besar.