Baru saja menyadari bahwa banyak orang masih belum memahami indikator fractal sebenarnya, padahal ini adalah alat yang cukup berguna dalam trading forex. Sebenarnya, indikator fractal ini tidak serumit yang dibayangkan. Ini hanyalah pola harga dari lima candlestick yang berulang, di mana candlestick tengah akan menjadi titik tertinggi atau terendah dibandingkan dengan dua candlestick di sebelahnya.



Indikator fractal memiliki dua tipe utama, yaitu Bullish Fractal yang digunakan untuk menunjukkan pergerakan naik, dan Bearish Fractal yang menunjukkan pergerakan turun. Dalam kasus Bearish, candlestick tengah berada di titik tertinggi, sementara dua candlestick di kedua sisinya lebih rendah. Sedangkan pada Bullish Fractal, candlestick tengah adalah yang terendah, dan candlestick di luar keduanya lebih tinggi.

Mari kita lihat sedikit sejarahnya. Bill M. Williams adalah orang pertama yang mengembangkan indikator fractal untuk digunakan dalam trading. Ia menerbitkan buku Trading Chaos pada tahun 1995, tetapi asal-usul konsep ini kembali ke dekade 1970-an, ketika matematikawan Polandia bernama Benoit Mandelbrot menerapkan teori fraktal untuk memahami angka-angka geometri.

Keunggulan dari penggunaan indikator fractal adalah dapat diterapkan di berbagai pasar keuangan dan kerangka waktu yang berbeda. Ini membantu Anda mendeteksi pembalikan tren sejak dini. Sebagian besar platform trading seperti MT4 sudah menyertakan indikator ini secara bawaan, yang secara otomatis mengidentifikasi pola di grafik.

Namun, harus diakui bahwa indikator fractal adalah indikator lagging, artinya memberi sinyal setelah pola terbentuk sepenuhnya. Anda harus menunggu dua candlestick berikutnya ditutup setelah candlestick fractal terakhir. Oleh karena itu, kebanyakan trader menggunakannya sebagai konfirmasi sinyal, bukan sebagai sinyal utama.

Dalam praktiknya, ketika Anda melihat lima candlestick dalam pola fractal sudah tertutup, Anda bisa mencari breakout. Misalnya, jika itu adalah Bullish Fractal dan candlestick berikutnya menembus di atas titik tertinggi fractal, itu dianggap sebagai breakout, yang menandakan pasar sedang bullish dan saat ini bisa menjadi waktu yang baik untuk membeli.

Sebenarnya, indikator fractal tidak selalu akurat. Kadang-kadang pola ini muncul cukup sering di chart. Oleh karena itu, trader biasanya menggunakannya bersama indikator lain untuk meningkatkan akurasi. Indikator yang paling umum dipadukan dengan fractal adalah Alligator, yang juga dibuat oleh Bill Williams. Alligator terdiri dari tiga moving average yang membantu mengonfirmasi tren dengan lebih akurat.

Cara lain yang populer adalah menggabungkan fractal dengan Fibonacci Retracement. Setelah mengidentifikasi fractal di atas dan bawah, Anda dapat menggambar Fibonacci Retracement untuk menentukan level-level potensial untuk buy dan sell. Jika pola fractal cocok dengan level Fibonacci, sinyalnya akan lebih kuat.

Saat trading secara nyata, jangan lupa menempatkan stop loss dengan benar. Misalnya, dalam tren naik, Anda bisa menempatkan stop loss di bawah titik terendah dari Bearish Fractal terbaru. Dengan cara ini, Anda bisa mempertahankan posisi long selama harga tetap di atas stop loss.

Kesimpulannya, indikator fractal hanyalah salah satu metode penilaian yang efektif dalam tren yang stabil. Trading dengan fractal banyak digunakan di pasar besar. Menggabungkannya dengan indikator lain dapat meningkatkan keakuratan prediksi harga. Jika Anda tertarik mencoba indikator fractal dalam trading, MiTRADE menyediakan platform trading lengkap dengan berbagai indikator. Coba gratis, buka akun demo dengan saldo virtual $50.000, dan mulai trading di pasar nyata. Komisi nol, spread rendah, deposit minimum hanya $50, dan bonus $100 untuk pelanggan baru. Jangan lewatkan!
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar