Belakangan ini saya terus memantau jalur penyimpanan energi, menemukan bahwa itu secara diam-diam mengubah ekosistem energi secara keseluruhan. Seiring dengan popularitas mobil listrik dan peluncuran besar energi terbarukan, penyimpanan energi bukan lagi pilihan tetapi kebutuhan. Sejujurnya, saham konsep penyimpanan energi mobil listrik sedang menjadi arah investasi yang sangat layak untuk diteliti lebih dalam.



Mari kita bahas dulu mengapa penyimpanan energi begitu penting. Output dari tenaga angin dan tenaga surya sama sekali tidak stabil, bahkan muncul harga listrik negatif saat konsumsi listrik rendah di tengah malam. Saat itulah sistem penyimpanan energi berperan, menyimpan listrik berlebih dan melepaskannya saat dibutuhkan. Menurut prediksi BloombergNEF, hingga tahun 2030, akumulasi perangkat penyimpanan energi global akan menembus batas terawatt jam, dan ruang pertumbuhan ini benar-benar luar biasa.

Dari segi rantai industri, saham konsep penyimpanan energi secara garis besar terbagi menjadi beberapa bagian. Produsen baterai adalah inti, perusahaan Taiwan seperti Xinshengli (4931) dan Changyuan Technology (8038) memiliki kekuatan dalam bidang baterai lithium, sedangkan Tesla (TSLA) di AS memimpin secara global melalui produk Megapack dan Powerwall. Perusahaan integrasi sistem seperti Delta Electronics (2308) dan ZTE (1513) bertanggung jawab mengintegrasikan baterai, inverter, dan sistem manajemen menjadi satu solusi lengkap.

Ada juga produsen peralatan listrik, seperti Huacheng (1519) dan Yali (1514) yang memproduksi transformator dan panel distribusi, saat ini bisnis mereka juga cukup baik. Rantai pasokan bahan seperti Formosa Plastics (6505) yang memproduksi elektrolit, KOMP (4721) dan MEGICMA (4739) yang memproduksi bahan katoda, semuanya juga mendapat manfaat dari pertumbuhan permintaan penyimpanan energi.

Di pasar saham AS, Fluence Energy (FLNC) adalah pemimpin integrasi penyimpanan energi skala jaringan yang merupakan joint venture antara Siemens dan AES, sementara Stem (STEM) menggunakan platform perangkat lunak AI untuk otomatis menentukan waktu pengisian dan pelepasan daya, dan Generac (GNRC) cukup baik dalam sistem cadangan listrik rumah tangga. NextEra Energy (NEE), sebagai operator energi terbarukan terbesar di dunia, memiliki proyek besar tenaga angin, tenaga surya, dan penyimpanan energi.

Saya pribadi berpendapat bahwa prospek saham konsep penyimpanan energi mobil listrik masih cukup stabil dan meningkat. Karena investasi ini sebagian besar dipimpin oleh pemerintah berbagai negara, transparansi dan prediktabilitas kebijakan sangat tinggi. Ditambah lagi, AI berpotensi secara besar-besaran meningkatkan konsumsi listrik, sehingga permintaan sistem penyimpanan energi diharapkan tetap tumbuh dalam jangka panjang.

Namun, pemilihan saham tetap harus berhati-hati. Beberapa perusahaan kurang kompetitif secara teknologi, perusahaan baru dengan fondasi yang lemah, jika dalam jangka panjang tidak mampu mencapai keseimbangan pendapatan dan pengeluaran, harga saham akan menghadapi tekanan besar. Jadi, perlu melakukan riset fundamental dengan baik, mengendalikan risiko, dan tidak hanya mengikuti tren spekulasi.

Pada akhirnya, energi bersih tidak lepas dari teknologi penyimpanan energi, dan negara-negara akan terus berinvestasi dalam waktu yang cukup lama. Setiap pengumuman kebijakan bisa membawa peluang pasar, tetapi kunci sebenarnya untuk meraih keuntungan terletak pada kemampuan memilih saham dan disiplin pengelolaan risiko.
TSLAX-0,84%
FLT-6,11%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar