Baru saja teringat bahwa masih banyak orang yang belum memahami tentang pola trading saham, yang sebenarnya sangat penting jika ingin trading saham secara serius



Setelah belajar analisis tren (Trendline), kita akan tahu bahwa pola trading saham dibagi menjadi 3 jenis utama yaitu Reversal Pattern (menunjukkan pembalikan tren), Continuation Pattern (tren akan berlanjut), dan Bilateral Patterns (belum tahu arah mana). Dengan pemahaman ini, menjadi lebih mudah

Mari kita lihat 10 pola yang harus diketahui

Pattern kepala dan bahu (Head and Shoulders) adalah sinyal yang cukup akurat untuk perubahan dari tren naik ke tren turun. Terjadi saat tren naik sudah berlangsung lama dan harga membuat titik tertinggi yang semakin tinggi, tetapi saat mencapai titik ke-3, harga tidak mampu melewati titik ke-2, yang menandakan adanya tekanan jual. Cek apakah harga menembus neckline; jika menembus ke bawah, itu mengonfirmasi bahwa tren berbalik menjadi turun

Double Top juga serupa, tetapi hanya memiliki 2 titik tertinggi. Formasi ini lebih cepat terbentuk daripada Head and Shoulders, tetapi juga merupakan sinyal pembalikan yang baik

Setelah memahami Reversal Pattern, selanjutnya adalah Inverse Head and Shoulders, yang merupakan kebalikan dari pola tersebut. Terjadi saat tren turun dan harga mulai membuat titik terendah sebanyak 3 kali, dengan titik 1 dan 2 semakin rendah, tetapi titik ke-3 tidak turun di bawah titik ke-2. Jika harga menembus neckline ke atas, itu menunjukkan kekuatan pembeli dan tren berbalik ke atas

Double Bottom juga serupa, merupakan pembalikan dari tren turun ke tren naik, dengan 2 titik terendah yang dekat. Jika kekuatan beli mendorong harga menembus neckline, itu mengonfirmasi pembalikan

Ada juga pola yang berkaitan dengan konsolidasi, seperti Cup atau Rounding Bottom, yang merupakan proses perlahan menyesuaikan diri secara melengkung, bukan ayunan tajam. Ketika kekuatan beli mendorong harga menembus neckline, itu menegaskan pembalikan ke tren naik

Cup and Handle mirip dengan Cup, tetapi memiliki arti berbeda. Cup adalah Reversal Pattern, sedangkan Cup and Handle adalah Continuation Pattern. Terjadi saat tren naik dan harga mengalami koreksi berbentuk lengkungan, dan jika harga menembus neckline ke atas, itu mengonfirmasi tren naik akan berlanjut

Mengenai Continuation Pattern, Flag adalah pola yang menunjukkan konsolidasi harga dalam kerangka channel. Baik tren naik maupun turun, jika harga menembus batas flag, tren akan berlanjut sesuai arah sebelumnya

Ascending Triangle (Segitiga Naik) terjadi saat tren naik, harga mengalami konsolidasi dan basisnya meningkat secara bertahap. Jika menembus resistance, tren akan berlanjut naik

Sebaliknya, Descending Triangle (Segitiga Turun) terjadi saat tren turun, harga berkonsolidasi dan titik tertingginya semakin rendah. Jika menembus support, tren akan berlanjut turun

Symmetrical Triangle (Segitiga Simetris) adalah pola yang tidak pasti arahnya karena kekuatan beli dan jual seimbang. Harus menunggu harga menembus salah satu sisi untuk konfirmasi

Sebenarnya, untuk mendapatkan hasil dari pola trading saham ini, diperlukan latihan dan pengamatan yang banyak karena interpretasi bergantung pada pengalaman masing-masing. Tetapi jika sudah memahami 10 pola dasar ini, Anda bisa melangkah lebih jauh, tidak sesulit yang dibayangkan
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar