Belakangan ini saya berpikir tentang satu pertanyaan, mengapa beberapa bisnis terlihat mendapatkan pendapatan yang bagus, tetapi pemiliknya tetap bilang tidak menghasilkan uang? Baru kemudian saya mengerti, banyak orang sama sekali tidak memahami perbedaan antara ฟิกคอส (biaya tetap) dan biaya variabel. Jika kedua hal ini tidak dipahami, bisnis dengan mudah bisa tertekan oleh biaya.



Pertama, mari bahas ฟิกคอส. Singkatnya, adalah biaya yang harus dibayar setiap bulan tanpa memandang apakah bisnis Anda berjalan baik atau tidak. Misalnya sewa kantor, tidak peduli bulan ini Anda menjual 100 produk atau 1 produk, sewa tetap harus dibayar. Gaji karyawan juga sama, struktur tenaga kerja sudah ditetapkan, gaji harus dibayarkan setiap bulan. Ada juga depresiasi peralatan, biaya asuransi, dan lain-lain, semuanya termasuk biaya tetap. Ciri khas dari ฟิกคอส adalah stabil — tidak peduli berapa banyak produksi, angka tersebut tetap sama.

Inilah mengapa banyak startup mudah mengalami kegagalan. Mereka mengeluarkan banyak biaya tetap di awal, tetapi penjualan belum meningkat, arus kas sudah mulai menipis. Jadi memahami ฟิกคอส sangat penting untuk perencanaan keuangan. Anda harus menghitung berapa minimal penjualan setiap bulan agar bisa menutup biaya tetap ini, yang disebut sebagai "titik impas" atau "break-even point".

Selanjutnya adalah biaya variabel, yang jauh lebih fleksibel. Semakin banyak produksi, semakin tinggi biaya; semakin sedikit produksi, biaya pun lebih rendah. Bahan baku, tenaga kerja langsung, biaya pengemasan dan pengiriman, semuanya termasuk biaya variabel. Jika pesanan tahun ini banyak, biaya ini otomatis naik; jika pesanan sedikit, biaya pun turun. Ini memberi ruang penyesuaian bagi perusahaan.

Saya rasa yang paling penting adalah, banyak pengusaha hanya melihat total pendapatan, tanpa memperhatikan struktur biaya. Sama-sama pendapatan bulanan 1 juta, satu perusahaan memiliki ฟิกคอส hanya 20 juta, yang lain 50 juta, keuntungannya bisa berbeda dua kali lipat. Inilah mengapa penetapan harga, perencanaan kapasitas, bahkan keputusan untuk otomatisasi produksi harus mempertimbangkan komposisi biaya.

Sejujurnya, jika Anda ingin bisnis lebih stabil, Anda harus belajar menganalisis proporsi ฟิกคอส dan biaya variabel. Industri dengan biaya tetap tinggi (misalnya manufaktur), membutuhkan volume penjualan yang lebih tinggi untuk menyeimbangkan; industri dengan biaya variabel tinggi (misalnya jasa), justru lebih fleksibel. Beberapa perusahaan bahkan memilih outsourcing untuk mengurangi aset tetap, mengubah biaya tetap menjadi biaya variabel, sehingga risikonya lebih kecil.

Secara keseluruhan, memahami perbedaan antara ฟิกคอส dan biaya variabel akan membantu pengambilan keputusan yang lebih rasional. Baik dalam strategi penetapan harga, perencanaan kapasitas, maupun keputusan investasi, fondasinya adalah pemahaman ini. Banyak bisnis yang terlihat "menghasilkan uang" sebenarnya profitnya tipis, karena mereka tidak mengelola biaya dengan baik. Jika Anda juga menjalankan bisnis atau investasi, tidak ada salahnya untuk menghitung struktur biaya Anda dengan baik, mungkin akan menemukan banyak kejutan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar