Pasar minyak telah pecah belah harga melonjak 35% lalu jatuh 32% dalam satu hari, belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya



Cerita dimulai dari serangan AS-Israel terhadap Iran, yang menyebabkan Selat Hormuz ditutup, menghalangi sekitar 31% minyak yang mengalir melalui titik ini di seluruh dunia. Angka ini menunjukkan seberapa besar krisis ini. Goldman Sachs memperkirakan jika penutupan Hormuz berlangsung selama 5 minggu, harga bisa menembus 100-150 dolar per barel. Beberapa analis mengatakan ini adalah krisis energi terbesar sejak era 1970-an.

Sekarang, perdagangan minyak menjadi permainan paling panas. Baik WTI maupun Brent melonjak lebih dari 20% dalam satu hari. Investor di seluruh dunia memantau pasar ini seperti menyelamatkan nyawa.

Tapi masalahnya, tidak semua orang tahu bagaimana cara trading minyak. Ada berbagai metode, masing-masing dengan risiko berbeda. Mari kita lihat.

Metode pertama adalah CFD yang saat ini paling populer, karena tidak perlu memiliki minyak asli. Hanya menebak arah harga, menggunakan leverage untuk mengontrol volume kontrak dengan modal kecil. Keuntungannya adalah bisa mendapatkan keuntungan baik saat harga naik maupun turun. Dalam volatilitas tinggi seperti ini, ada peluang di kedua arah. Tapi kekurangannya, volatilitas 25-30% per hari bisa membuat Stop Loss keluar sebelum pasar bergerak. Broker yang baik akan memberikan deposit minimum yang rendah agar trader ritel mudah masuk.

Metode kedua adalah ETF minyak. Risiko lebih rendah dibanding CFD karena tidak ada leverage. Mudah diperdagangkan melalui broker saham umum. Cocok untuk pemula yang ingin investasi minyak jangka panjang. Biaya rendah, tapi peluang keuntungan lebih terbatas.

Kontrak berjangka (Futures) adalah instrumen dengan likuiditas tertinggi. Pada 9 Maret, volume trading Futures mencapai rekor 954.254 kontrak. Menggunakan leverage untuk mengontrol volume minyak dengan modal kecil. Masuk dan keluar pasar dengan cepat. Tapi, volatilitas tinggi seperti ini meningkatkan risiko secara signifikan.

Jika ingin investasi yang lebih aman, coba saham minyak. Harga saham sebagian besar mengikuti harga minyak global. Mendapat manfaat dari harga minyak tinggi melalui dividen dan kenaikan harga saham. Tapi masalahnya, perusahaan yang beroperasi di Teluk Persia mungkin terdampak krisis Hormuz.

Sedangkan membeli minyak fisik hampir tidak mungkin untuk investor ritel, karena pembelian minimum adalah 1.000 barel. Membutuhkan modal besar dan kompleksitas logistik.

Sejauh ini, hal terpenting adalah manajemen risiko. Selalu pasang Stop Loss di setiap order, kurangi ukuran posisi. Karena volatilitas ekstrem ini, risiko meningkat tajam. Pantau berita diplomasi AS-Iran 24 jam. Jangan gunakan leverage maksimum saat krisis, karena risikonya jauh lebih tinggi dari biasanya.

Pasar minyak saat ini sangat volatil, dalam beberapa tahun terakhir. Selat Hormuz mengirimkan 13 juta barel minyak per hari, sekarang hampir nol. Pengiriman kapal tanker menurun 70%. Kapal yang tetap beroperasi harus menanggung risiko dan biaya asuransi yang melonjak.

Iraq harus mengurangi produksi sebesar 70% karena tidak ada jalur ekspor. Qatar Energy menghentikan produksi LNG. Harga gas alam Eropa (TTF) melonjak lebih dari 30% dalam beberapa hari. China, India, Jepang, Korea Selatan menyerap 70% minyak dari Teluk Persia, yang paling terdampak.

Arab Saudi berusaha meningkatkan ekspor melalui pipa East-West ke Yanbu, tapi kapasitas pengangkutan sangat terbatas. Sikap Gedung Putih menjadi variabel penting. Pernyataan dari presiden sangat mempengaruhi harga minyak secara drastis dari hari ke hari.

Stok minyak EIA meningkat 13,4 juta barel, terbesar sejak November 2023. Biasanya ini menekan harga, tapi krisis Hormuz jauh lebih kuat, sehingga pasar mengabaikan faktor ini.

Kesimpulannya, pasar minyak berada dalam krisis terbesar sejak tahun 70-an. Apapun metode trading minyak yang dipilih, ingatlah bahwa investasi memiliki risiko. Pelajari secara menyeluruh dan pilih broker yang diawasi oleh otoritas terpercaya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar