Belakangan ini saat mempelajari perdagangan saham AS, saya menyadari banyak orang sebenarnya kurang memahami tentang perdagangan pra-pembukaan pasar saham AS, bahkan ada yang sama sekali tidak tahu bahwa ada periode waktu seperti itu untuk melakukan transaksi. Saya rasa ini memang layak dibahas dengan baik, karena pengaruhnya terhadap pengambilan keputusan investasi jauh lebih besar dari yang dibayangkan.



Perdagangan pra-pembukaan pasar saham AS, sederhananya, adalah periode transaksi tambahan sebelum pasar resmi dibuka. Bursa saham New York dan NASDAQ mulai pukul 4 pagi setiap hari, sampai pukul 9:30 pagi saat pasar resmi dibuka. Waktu ini terlihat tidak lama, tetapi perlu diketahui bahwa banyak informasi penting sering muncul selama periode ini. Pengumuman perusahaan, data ekonomi, tren pasar internasional, semua sering mulai beredar sejak waktu perdagangan pra-pembukaan ini.

Mengapa perlu diatur waktu seperti ini? Alasan utamanya adalah agar investor dapat merespons kejadian yang terjadi selama malam hari lebih awal. Bayangkan jika sebuah perusahaan mengumumkan berita penting setelah pasar tutup, maka investor harus menunggu hingga hari berikutnya untuk melakukan transaksi, ini jelas tidak masuk akal. Perdagangan pra-pembukaan pasar saham menyelesaikan masalah ini, memungkinkan semua orang untuk menyesuaikan strategi sebelum pasar resmi dibuka. Selain itu, langkah ini juga membantu pasar menemukan harga yang lebih akurat karena lebih banyak informasi sudah diproses sebelum pasar resmi dibuka.

Namun, ada satu detail penting di sini: likuiditas selama periode pra-pembukaan relatif rendah. Hanya beberapa institusi dan investor pribadi yang berpartisipasi, sementara dealer biasanya tidak terlibat, sehingga volume transaksi cenderung jarang. Hal ini secara langsung menyebabkan aturan transaksi—kamu hanya bisa memasang order limit selama periode ini, tidak bisa menggunakan order pasar. Mengapa? Karena jika menggunakan order pasar, kemungkinan besar akan terjadi transaksi dengan harga yang sangat tidak terduga, dan kerugiannya bisa besar.

Salah satu contoh yang paling berkesan bagi saya adalah performa Alibaba pada 16 November 2023. Hari itu, harga saham sempat turun lebih dari 8% sebelum pasar resmi dibuka, dan akhirnya harga pembukaan turun sebesar 8,67% dibanding hari sebelumnya. Apa penyebabnya? Karena Ma Yun berencana mengurangi kepemilikan, dan rencana spin-off Hema serta Alibaba Cloud juga dihentikan. Berita-berita ini sudah tercermin sejak sebelum pasar dibuka, sehingga saat pasar resmi dibuka, sebagian besar sentimen negatif sudah terinternalisasi. Inilah kekuatan perdagangan pra-pembukaan pasar saham—kemampuannya untuk merespons informasi penting lebih awal.

Selain pra-pembukaan, ada juga perdagangan setelah pasar tutup. Jam perdagangan reguler adalah dari pukul 9:30 pagi sampai 4 sore waktu Timur, dan perdagangan setelah jam 4 sore disebut perdagangan pasca-pembukaan. Perdagangan pasca-pembukaan juga memiliki batasan yang sama—hanya bisa menggunakan order limit. Tapi menariknya, perdagangan pasca-pembukaan sering kali menawarkan penemuan harga yang lebih tenang. Karena informasi baru berkurang, dan investor punya lebih banyak waktu untuk berpikir, volatilitas harga biasanya berkurang. Saya pernah melihat contoh Nvidia, di siang hari volatilitasnya lebih dari 2%, tetapi setelah pasar tutup, harga stabil dalam rentang yang sangat sempit.

Jika kamu ingin ikut serta dalam perdagangan pra-pembukaan pasar saham AS, kamu perlu memilih broker yang mendukung fitur ini. Waktu yang didukung berbeda-beda tergantung broker, misalnya Charles Schwab mulai dari pukul 7 pagi waktu Timur, sementara Webull bahkan mulai dari pukul 4 pagi. Detail ini sangat penting karena beberapa informasi kunci mungkin hanya dirilis pada waktu tertentu.

Dari sudut pandang strategi perdagangan, saya menyarankan dua pendekatan. Pertama adalah mengikuti berita dan peristiwa, dengan memperhatikan fundamental perusahaan secara rutin, dan segera menyesuaikan saat ada berita penting. Kedua adalah memanfaatkan karakteristik likuiditas rendah ini dengan memasang harga beli yang lebih rendah dari harga ideal atau harga jual yang lebih tinggi, yang sering kali menghasilkan transaksi tak terduga. Tapi manajemen risiko juga sangat penting—kurangi volume transaksi, waspadai penawaran ekstrem, dan pantau berita secara ketat, semua ini wajib dilakukan.

Alternatif lain adalah menggunakan kontrak selisih harga (CFD). Karena CFD tidak melibatkan transaksi saham secara langsung, maka tidak terbatas oleh waktu bursa, dan secara dasar bisa diperdagangkan 24 jam. Ini sangat menarik bagi investor yang ingin masuk dan keluar kapan saja.

Secara keseluruhan, perdagangan pra-pembukaan pasar saham AS adalah alat yang sangat berguna, tetapi juga harus digunakan dengan hati-hati. Likuiditas rendah, volatilitas tinggi, dan risiko harga ekstrem adalah hal yang harus diperhatikan. Jika kamu memahami karakteristik ini, mengatur stop-loss dengan baik, dan tidak menggunakan order pasar, sebenarnya perdagangan pra-pembukaan bisa memberi banyak peluang yang tidak bisa didapatkan selama jam perdagangan reguler. Kuncinya adalah memiliki rencana yang jelas dan pengelolaan risiko yang ketat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar