Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Baru saja melihat sekumpulan data yang sangat menarik, penjualan besar-besaran di pasar obligasi global pada pertengahan Mei memang cukup hebat. Pergerakan dolar AS terhadap yen Jepang sebenarnya mencerminkan masalah yang lebih dalam — ekspektasi inflasi global yang semakin meningkat.
Saat itu, imbal hasil obligasi AS langsung menembus 4,5%, sementara imbal hasil obligasi 10 tahun Jepang bahkan melonjak ke 2,79%, mencapai level tertinggi dalam hampir 29 tahun. Di balik itu, terutama karena harga minyak terus meningkat melebihi ekspektasi, pasar mulai bertaruh bahwa Federal Reserve mungkin akan menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun. Tapi bagi Jepang, masalahnya lebih serius — ketergantungan mereka terhadap minyak mentah dari Timur Tengah melebihi 90%, begitu jalur pelayaran Selat Hormuz terganggu, tekanan inflasi impor akan meningkat secara tajam.
Yang menarik, pemerintah Jepang juga sedang mempertimbangkan penyusunan anggaran tambahan untuk menghadapi dampak kenaikan harga komoditas akibat konflik di Timur Tengah. Sinyal ini langsung memicu kekhawatiran pasar terhadap defisit fiskal Jepang, yang kemudian mendorong imbal hasil obligasi Jepang naik. Saya rasa ada satu risiko utama yang banyak orang abaikan — seiring menyempitnya selisih imbal hasil antara obligasi Jepang dan AS, para investor Jepang yang memiliki dana besar di luar negeri mungkin akan menarik kembali dana jangka panjang mereka. Perlu diketahui, Jepang adalah pemilik terbesar obligasi AS, begitu yen melakukan arbitrase suku bunga secara besar-besaran berbalik arah, obligasi AS bisa menghadapi gelombang penjualan baru.
Dari segi teknikal, dolar AS terhadap yen saat itu sudah rebound ke level 159,0, dan selama lima hari perdagangan terus menguat. Berdasarkan tren, dalam jangka pendek kemungkinan masih bisa menembus level psikologis 160. Tapi risiko jangka menengah juga harus diwaspadai — jika tidak mampu menembus 160 secara efektif, kemungkinan penurunan kembali akan meningkat.
Pada dasarnya, kebijakan Bank of Japan sangat krusial. Pemerintah ingin mempertahankan kebijakan longgar, tapi jika bank sentral tidak segera menaikkan suku bunga, pelemahan yen akan semakin memperburuk efek inflasi. Pasar secara umum memperkirakan Bank of Japan akan mengambil langkah pada Juni, tapi apakah jadwal ini bisa mengikuti situasi yang berkembang, masih harus dilihat dari perkembangan situasi di Timur Tengah dan harga komoditas. Secara keseluruhan, tren ini harus dipantau ketat dari pernyataan Federal Reserve dan Bank of Japan, serta stabilitas pasar obligasi Jepang — semua ini adalah faktor kunci yang mempengaruhi arah selanjutnya dari dolar AS terhadap yen.