Pernah bertanya-tanya mengapa harga mundur lalu kembali ke tren yang sama


Itulah yang kita sebut Pullback dan Throwback

Ini adalah pola harga yang sangat penting dalam trading
Tapi banyak orang sering bingung dengan Pola Pembalikan yang terlihat mirip
Sebenarnya, keduanya berbeda sama sekali
Pullback dan Throwback adalah penarikan sementara dari tren utama
Tapi harga akan kembali bergerak mengikuti tren yang sama
Bukan pembalikan tren yang sebenarnya

Perbedaannya sedikit saja
Pullback adalah penarikan dalam tren turun
Seperti rebound jangka pendek yang tidak menembus resistance
Lalu harga akan membentuk titik terendah baru (Lower Low)
Sedangkan Throwback adalah penarikan dalam tren naik
Atau seperti yang dikatakan beberapa orang, throwback berarti penarikan singkat yang tidak menembus support
Kemudian harga akan membentuk titik tertinggi baru (Higher High)

Mengapa hal ini terjadi?
Karena kekuatan beli dan jual di pasar saling bertemu
Ketika harga bergerak terus dalam satu tren
Pemegang posisi awal akan mulai mengamankan keuntungan
Sehingga harga melakukan koreksi
Tapi karena ini hanya sebagian saja, bukan perubahan tren yang sebenarnya
Ketika koreksi mencapai level tertentu dan tidak menembus support atau resistance
Trader akan mencari titik masuk dan mendorong harga kembali bergerak dalam tren yang sama

Trading Pullback dan Throwback memiliki beberapa metode
Metode pertama adalah trading breakout
Ketika harga menembus support atau resistance,
Kita menunggu koreksi kembali ke support atau resistance sebelumnya,
Lalu menggunakan titik tersebut sebagai titik masuk

Metode kedua adalah trading secara bertahap
Dalam tren yang jelas,
Harga akan bergerak terus-menerus dengan Pullback dalam tren turun (Lower High)
Atau Throwback dalam tren naik (Higher Low)
Kita dapat menggunakan titik tertinggi atau terendah sebelumnya sebagai support atau resistance untuk mencari titik masuk

Metode ketiga adalah menggunakan garis tren (Trendline) atau Moving Average (MA) sebagai acuan
Ketika harga Pullback naik untuk menguji garis tren yang berfungsi sebagai resistance dalam tren turun,
Harga tidak akan menembus ke atas
Sebaliknya, Throwback turun untuk menguji support dalam tren naik,
Harga tidak akan menembus ke bawah

Metode terakhir adalah menggunakan Fibonacci
Untuk mencari target Pullback dan Throwback dalam tren yang kuat
Throwback biasanya tidak melebihi level 23.6%, 38.2%, 50%
Dalam tren turun, Pullback biasanya tidak melebihi level yang sama

Yang perlu diingat adalah
Pullback dan Throwback berbeda dari Reversal
Karena keduanya tidak memecahkan support atau resistance yang lama
Dan biasanya volume perdagangan lebih rendah
Sedangkan Reversal biasanya volume besar dan mampu memecahkan support atau resistance

Dengan menerapkan Pullback dan Throwback bersama alat lainnya,
Dapat meningkatkan akurasi trading dan mendapatkan harga yang lebih baik
Daripada membeli mengikuti tren secara biasa
Cobalah terapkan strategi ini dalam trading Anda
Mungkin bisa membantu meningkatkan hasilnya
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar