Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan ini banyak orang membahas tentang penghentian otomatis pasar saham AS, sebenarnya banyak investor masih agak bingung tentang konsep ini. Hari ini mari kita bahas apa arti sebenarnya dari penghentian otomatis pasar saham AS, dan mengapa pasar membutuhkan mekanisme ini.
Sederhananya, arti dari penghentian otomatis adalah ketika volatilitas pasar saham terlalu ekstrem, bursa akan menekan tombol pause. Bayangkan saat kamu menonton film horor yang membuat jantung hampir keluar, tiba-tiba ada yang menekan tombol pause untuk membuatmu tenang selama 15 menit, inilah logika dari mekanisme penghentian otomatis. Dalam bahasa Inggris disebut Circuit Breaker, seperti pemutus sirkuit listrik yang secara otomatis memutus aliran listrik saat arus terlalu besar, untuk melindungi keselamatan.
Penghentian otomatis pasar saham AS dibagi menjadi tiga tingkat. Jika indeks S&P 500 turun 7%, akan memicu penghentian tingkat satu, dan perdagangan akan dihentikan selama 15 menit. Jika dalam hari yang sama turun lagi hingga 13%, itu adalah penghentian tingkat dua, dan juga dihentikan selama 15 menit. Jika turun hingga 20%, itu adalah penghentian tingkat tiga, dan pasar langsung tutup hari itu. Mekanisme ini mulai diterapkan sejak 1988, tujuannya adalah untuk mencegah investor membuat keputusan irasional saat panik.
Mengenai sejarah penghentian otomatis, 19 Oktober 1987 adalah contoh yang sangat terkenal. Dow Jones jatuh 22,61% dalam satu hari, lebih dari 500 poin, dan pasar saham global pun ikut ambruk. Dari bencana ini, regulator kemudian menetapkan mekanisme penghentian otomatis. Kemudian pada 1997 saat krisis keuangan Asia, mekanisme ini pernah dipicu, tetapi yang paling mengesankan adalah dalam bulan 2020, yang mengalami 4 kali penghentian otomatis berturut-turut.
Awal 2020, pandemi COVID-19 meletus, ditambah dengan pecahnya negosiasi minyak antara Arab Saudi dan Rusia yang menyebabkan harga minyak anjlok, pasar menjadi sangat panik. Pada 9 Maret, 12 Maret, 16 Maret, dan 18 Maret, indeks S&P 500 empat kali memicu penghentian otomatis tingkat satu dalam dua minggu saja. Banyak orang bilang, Buffett hanya pernah melihat 5 kali penghentian otomatis seumur hidup, tapi kami mengalami 4 kali dalam satu tahun. Saat itu, Nasdaq turun 26% dari titik tertingginya, dan S&P 500 turun 30%, seluruh pasar sedang mengalami pembersihan besar-besaran.
Makna dari mekanisme penghentian otomatis adalah memberi pasar dan investor kesempatan untuk berpikir tenang. Saat semua orang panik menjual, berhentinya perdagangan secara mendadak bisa mencegah pasar menjadi lebih tidak terkendali. Tapi di sisi lain, ada juga investor yang malah menjadi lebih tegang saat mendekati titik penghentian otomatis, khawatir tidak bisa menjual tepat waktu setelah dihentikan, dan malah memperburuk volatilitas. Jadi, penghentian otomatis memiliki kelebihan dan kekurangan, tergantung kondisi pasar.
Apakah nanti akan kembali terjadi penghentian otomatis? Itu tergantung apakah akan muncul kejadian mendadak besar yang tidak bisa diprediksi, atau data ekonomi menunjukkan perubahan yang bertentangan dengan ekspektasi. Tapi daripada khawatir tentang penghentian otomatis, lebih baik melakukan manajemen risiko sendiri. Saat menghadapi situasi serupa, yang terpenting adalah menjaga kecukupan kas, memastikan keamanan modal dan likuiditas dana, bukan ikut-ikutan menjual secara buta. Pada akhirnya, kemampuan untuk berinvestasi secara berkelanjutan dalam jangka panjang jauh lebih penting daripada fluktuasi jangka pendek.